PROKAL.CO, SAMARINDA — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda secara resmi memutuskan untuk meniadakan seluruh rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-358 Kota Samarinda tahun 2026.
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan hari jadi kota kali ini hanya diisi dengan agenda rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda sebagai kegiatan resmi.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Dinvi Kurniadi mengatakan keputusan itu diambil berdasarkan arahan langsung Wali Kota Samarinda serta instruksi pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran dan pembatasan kegiatan seremonial.
“Jadi tahun ini kita buat sangat sederhana. Seluruh rangkaian kegiatan yang biasanya dilaksanakan sementara ditiadakan. Tahun ini hanya rapat paripurna pada 21 Januari 2026 malam,” ujar Dinvi.
Berbagai agenda yang selama ini menjadi tradisi perayaan hari jadi Kota Tepian, seperti upacara ziarah pahlawan, ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan Makam Daeng Mangkona, jalan santai, lomba-lomba kekeluargaan, hingga festival penutup, seluruhnya tidak digelar pada tahun ini. Hal itu, bukan sekadar persoalan teknis pelaksanaan, melainkan bagian dari sikap pemerintah daerah dalam menindaklanjuti arahan penghematan dari pemerintah pusat.
“Instruksi dari pusat untuk mengurangi kegiatan yang bersifat seremonial dan konsumtif, termasuk jamuan dan kegiatan lain yang masih bisa ditekan,” jelasnya.
Atas kebijakan tersebut, Pemkot Samarinda menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan HUT Kota Samarinda.
“Ini kita jadikan sebagai momen refleksi bersama, sekaligus bentuk empati atas kebijakan efisiensi yang harus dijalankan,” lanjutnya.
Meski tanpa perayaan, Dinvi menegaskan bahwa makna HUT ke-358 Kota Samarinda tetap dijaga melalui komitmen pemerintah untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik.(*)
Editor : Indra Zakaria