Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Simulasi Kebencanaan di Taman Cerdas PKK, Guna Kejar Pemkot Samarinda RBRA Utama

Muhamad Yamin • 2026-01-30 22:19:51
Simulasi Kebencanaan dan Kerja Bakti di Taman Cerdas Samarinda PKK.
Simulasi Kebencanaan dan Kerja Bakti di Taman Cerdas Samarinda PKK.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) terus mematangkan upaya untuk meraih predikat Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) Utama.

Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menggelar Simulasi Kebencanaan dan Kerja Bakti di Taman Cerdas Samarinda PKK, Jalan Mayjen S. Parman, Jumat (30/1/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil audit evaluasi Ruang Bermain Anak (RBA) oleh tim auditor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) yang dilaksanakan pada 24–27 November 2025 lalu.

Kepala DP2PA Kota Samarinda, Ibnu Araby menjelaskan bahwa dalam audit tersebut, tim auditor memberikan sejumlah catatan terkait kelengkapan sarana dan prasarana di Taman Cerdas PKK.

“Catatan untuk memenuhi angka penilaian sebesar 504 poin, yang masuk dalam kategori RBRA Utama. Saat audit dilakukan, sarana yang ada masih belum memenuhi angka tersebut,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, KemenPPPA memberikan waktu hingga 31 Januari 2026 bagi Pemkot Samarinda untuk melengkapi seluruh persyaratan. Setelah itu, evaluasi lanjutan akan dilakukan di tingkat kementerian sebelum dilakukan kunjungan ulang ke lapangan.

“Bisa jadi Februari atau setelahnya mereka akan datang kembali untuk melihat apakah kondisi di lapangan sudah sesuai dengan laporan yang kami sampaikan,” jelasnya.

Untuk mengejar target tersebut, DP2PA bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menggelar beberapa rapat koordinasi, yakni pada 5 Desember 2025, 15 Desember 2025, dan terakhir 20 Januari 2026. Hasilnya kemudian dipaparkan langsung kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

“Arahan Pak Wali jelas, kita harus tetap meraih kategori RBRA Utama. Beliau juga memberikan dukungan fasilitas dan kebijakan agar seluruh persyaratan bisa segera dipenuhi,” katanya.

Sejumlah pembenahan pun dilakukan secara intensif sejak Rabu dan Kamis lalu. Mulai dari pengecatan kursi beton dan alat permainan, menumpulkan sudut-sudut tajam, hingga menutup baut-baut yang terbuka demi keamanan anak.

“DLH juga membantu dengan pemasangan vegetasi, pembaruan tong sampah, serta pemasangan neon box informatif. Disketapang mendukung dengan rak hidroponik, Disdik membuat rak majalah atau mading, dan PUPR ikut membantu dari sisi infrastruktur serta publikasi,” paparnya.

Simulasi kebencanaan yang digelar hari ini menjadi salah satu poin penilaian penting dalam RBRA Utama. Kegiatan ini melibatkan berbagai OPD serta Forum Anak, mengingat aspek simulasi memiliki bobot nilai yang cukup besar.

“Maka hari ini kita laksanakan simulasi kebencanaan bersama OPD dan forum anak, karena nilai dari simulasi ini cukup tinggi,” tambahnya.

Ibnu Araby juga menyampaikan bahwa proses pengunggahan borang penilaian akan dimulai pada sore hingga malam hari.

“Waktu upload diberikan selama satu minggu, dan tim DP2PA bersama gugus tugas RBRA akan mengunggah seluruh dokumen ke kementerian,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh BPBD, Disdamkar, DPUPR, DLH, Diskominfo, DKK, DP2PA, PMI Kota Samarinda, Forum Anak Kota Samarinda, serta Forum Anak Kecamatan Samarinda Ulu. (*)

Editor : Indra Zakaria