SAMARINDA – Memasuki tahun kedua operasionalnya, SMA Prestasi Samarinda yang berlokasi di kawasan Sekolah Terpadu, Jalan Jakarta, Loa Bakung, resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026. Proses pendaftaran telah dimulai sejak 12 Januari dan akan ditutup pada 28 Februari 2026, sebelum berlanjut ke tahapan seleksi pada bulan berikutnya.
SMA Prestasi merupakan bagian dari kawasan Sekolah Terpadu seluas 2 hektare bersama SDN 028 dan SMPN 16 Samarinda, yang pembangunannya menelan anggaran APBD sebesar Rp70 miliar. Keunggulan utama sekolah ini adalah penerapan sistem pembelajaran bilingual atau dua bahasa dengan standar sekolah internasional. Menariknya, meski berstatus swasta di bawah naungan Yayasan Samarinda Generasi Emas, seluruh biaya pendidikan mulai dari pendaftaran hingga SPP ditanggung sepenuhnya oleh yayasan sehingga siswa tidak dipungut biaya apa pun.
Kepala SMA Prestasi, Aris Abdillah, menjelaskan bahwa rangkaian seleksi akan dilakukan secara bertahap. Pengumuman seleksi administrasi tahap pertama dijadwalkan pada 6 Maret 2026. Peserta yang lolos kemudian akan mengikuti tes tertulis mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris pada 9–11 Maret, yang dilanjutkan dengan sesi wawancara pada 13–14 Maret 2026. Hasil akhir penerimaan siswa baru akan diumumkan secara resmi pada 2 April 2026.
Hingga pertengahan Februari, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi dengan jumlah pendaftar yang sudah mencapai 101 orang melalui sistem daring Edunaf. Untuk tahun ajaran ini, SMA Prestasi menargetkan kuota sebanyak 100 peserta didik baru yang akan dibagi ke dalam empat rombongan belajar (rombel).
Bagi calon siswa yang berminat, dokumen persyaratan seperti pindai rapor semester 1 hingga 5, kartu pelajar, serta dokumen kependudukan lainnya wajib diunggah melalui tautan resmi http://s.id/spmb_smapresa. Aris menegaskan bahwa seluruh proses verifikasi data dilakukan secara real time untuk memastikan transparansi dan validitas dokumen para pendaftar. (hun/beb)
Editor : Indra Zakaria