Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Dari Dewas KPK ke Kursi Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim, Albertina Ho Bawa Misi Bersih-Bersih Peradilan

Redaksi Prokal • 2026-02-04 10:47:52
Tangkapan layar dilantiknya Albertina Ho sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim oleh Ketua Mahkamah Agung, Prof Sunarto, Selasa (3/2/2026).
Tangkapan layar dilantiknya Albertina Ho sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim oleh Ketua Mahkamah Agung, Prof Sunarto, Selasa (3/2/2026).

 

SAMARINDA – Gerbong mutasi di lingkungan Mahkamah Agung (MA) membawa sosok fenomenal ke Bumi Etam. Albertina Ho resmi ditetapkan sebagai Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Kalimantan Timur menggantikan Suwidya yang kini mengemban tugas baru sebagai Ketua PT Banten. Penunjukan ini tertuang dalam Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 25/KMA/SK.KP4.1.3/I/2026, yang menandai babak baru kepemimpinan peradilan tingkat banding di wilayah yuridiksi Kalimantan Timur dan Utara.

Dalam prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat, Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Sunarto, memberikan pesan mendalam kepada 18 pimpinan pengadilan tingkat banding yang dilantik. Ia mengibaratkan pemimpin peradilan seperti pohon yang tinggi menjulang, yang harus memiliki akar kuat agar tidak tumbang oleh tiupan angin godaan. Prof. Sunarto menekankan bahwa jabatan bukanlah alat untuk dominasi, melainkan jembatan kemaslahatan yang menuntut dedikasi serta integritas mutlak dalam menjalankan tugas sesuai rel aturan yang berlaku.

Sebagai perpanjangan tangan Mahkamah Agung di daerah, pimpinan baru diminta berdiri di barisan terdepan dalam pengawasan dan pembinaan hakim di wilayahnya. Penekanan khusus diberikan untuk memberantas segala bentuk praktik transaksional, permainan perkara, maupun penyalahgunaan wewenang yang dapat merusak marwah institusi peradilan. Kehadiran Albertina Ho, yang sebelumnya dikenal luas melalui rekam jejaknya sebagai Anggota Dewan Pengawas KPK serta Wakil Ketua PT Jakarta, diharapkan mampu memperkuat benteng integritas di Pengadilan Tinggi Kaltim.

Dengan pengalaman panjang di berbagai posisi strategis, sosok Albertina Ho dinilai memiliki ketegasan yang dibutuhkan untuk menjaga kualitas penegakan hukum di Kaltim. Pelantikan ini menjadi sinyal kuat dari Mahkamah Agung untuk terus melakukan perbaikan internal dan memastikan bahwa keadilan di tingkat banding dapat berjalan dengan bersih dan transparan. Masyarakat kini menaruh harapan besar pada kepemimpinan baru ini agar penanganan perkara-perkara krusial di daerah dapat diputuskan dengan rasa keadilan yang tinggi. (*/riz)

Editor : Indra Zakaria