Setelah 4 tahun lamanya, kebersamaan antara Timnas Indonesia dan Mills sebagai apparel harus berakhir setelah gelaran Piala Asia 2023, dan akan digantikan oleh Erspo. Setelah habis kontrak saat berakhirnya Piala Asia 2023 nanti, posisi Mills sebagai apparel Timnas Indonesia akan digantikan oleh apparel lokal lain, yakni Erigo.
Dalam kerjasamanya bersama PSSI, Erigo meluncurkan sebuah sub-brand untuk nama dan logo yang akan dipasang untuk produk olahraga mereka.
Sebab, sebelum ini Erigo belum pernah mengeluarkan seri olahraga dalam produk yang mereka buat. Nama dan logo yang akan dipakai oleh Skuad Garuda sebagai sub-brand adalah Erspo, yang merupakan akronim dari Erigo Sport. Penetapan Erigo sebagai apparel Timnas sebenarnya sudah sejak 26 Oktober 2023 silam. Namun pada saat itu, belum ditetapkan akan seperti apa nama dan logo Erigo yang menjadi produk olahraga.
Per hari ini, Senin (22/1/2024), Erigo resmi meluncurkan Erspo, menjadi sebuah nama dan logo yang akan dipakai oleh anak asuh Shin Tae-yong. Dalam konferensi pers di Ganara Art, FX Sudirman, Jakarta, Senin (22/1), PSSI sudah mencapai kesepakatan dua tahun dengan Erigo sebagai apparel Timnas Indonesia, termasuk menyiapkan jersey Skuad Garuda.
Dalam konferensi pers tersebut, ketua umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendahulu Erspo, yakni Nike dan Mills. “Saya selalu menghargai peran Nike yang sudah berapa belas tahun bersama Timnas kita, Mills juga saya ucapkan terima kasih,” kata Erick.
Selanjutnya, pria yang pernah menjadi presiden Inter Milan itu menegaskan bahwa ia ingin brand lokal yang menjadi apparel Timnas Indonesia. “Kemarin memang kita dorong untuk semua brand bisa masuk, tetapi memang saya sangat mengharapkan ada brand lokal yang berkolaborasi, dan ini prosesnya sangat transparan," jelas Erick.
Mengenai jersey baru, Erick menjelaskan bahwa pada bulan Maret mendatang, aka nada 2 jersey baru yang akan dirilis oleh Erspo. “Semoga dengan tadi peluncuran, nanti di bulan Maret (jersey baru rilis),” kata ET. Dengan demikian, kemungkinan besar jersey tersebut sudah bisa digunakan oleh Timnas saat berhadapan dengan Vietnam di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
PSSI dan Erspo mengusung tema ‘Moving Forward Into The Golden Era’, yang berarti pengharapan Erspo agar bisa membersamai Timnas Indonesia menjemput era keemasannya.
PROFIL ERSPO
Erspo adalah sebuah sub-brand produk olahraga yang dibuat oleh Erigo. Erigo sendiri adalah apparel lokal yang berfokus pada streetwear fashion yang dapat digunakan oleh pria dan wanita. Pemilik Erigo, Muhammad Sadad, mengatakan bahwa cikal bakal brand ini sudah ada sejak 2011, baru kemudian ia seriusi di tahun 2013. Meski berlabel brand lokal, Erigo menjual produk mereka hingga ke luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand.
Pada tahun 2021, Erigo menjadi satu-satunya brand asal Indonesia yang tampil di ajang New York Fashion Week. Sebelum merambah dunia jersey, Erigo sudah memiliki berbagai koleksi seperti outerwear, T-Shirt, Long Shirt, Chino Pants, Denim Pants, dan lain-lain.
BESAR KONTRAK
Dalam proses tender, Erick menegaskan bahwa hal tersebut berjalan sangat transparan, ia juga merasa bahwa tawaran dari Erigo adalah tawaran yang paling bagus dari yang lain. Sebelum merambah dunia jersey, Erigo sudah memiliki berbagai koleksi seperti outerwear, T-Shirt, Long Shirt, Chino Pants, Denim Pants, dan lain-lain."Dan nilainya ini Rp 16,5 miliar, di mana ada cash Rp 5 miliar, dan yang paling terbaru ada istilahnya royalti. Ini belum pernah selama ini. Biasanya hanya dengan konsep sponsorship," Kata Erick.
Di sisi lain, pemilik Muhammad Sadad selaku pemilik Erigo, kerja sama dengan PSSI merupakan sebuah tantangan. "Kami juga sudah menarik beberapa orang di industri. Jadi proyek Erspo ini kami tarik beberapa orang di bidangnya, kami juga tarik satu mantan pemain timnas u-23, ada desainer juga," tutur Sadad. (*)