Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Berhasrat Balik Kandang

amir-Amir KP • 2019-01-02 09:05:45
PEMAIN LOKAL: Eddy Gunawan yang musim lalu membela Borneo FC berhasrat kembali membela Persiba Balikpapan di Liga 2 musim depan.
PEMAIN LOKAL: Eddy Gunawan yang musim lalu membela Borneo FC berhasrat kembali membela Persiba Balikpapan di Liga 2 musim depan.

BALIKPAPAN  -   Nama Eddy Gunawan sudah familiar bersama Persiba Balikpapan. Sejak junior, ia sudah membela tim junior. Hanya saja, pria kelahiran asli Kota Minyak tersebut baru dua musim berseragam senior. Tepatnya pada 2009-2011. Setelah itu, pemain dengan kekuatan kaki kiri ini malang melintang di berbagai klub Indonesia. 

Mulai dari Persebaya Surabaya, Barito Putera, Persela Lamongan hingga terakhir berada di Borneo FC. Meski telah membela berbagai klub di Indonesia, namun pria kelahiran September 1985 ini tetap rindu bermain di kampung halaman sendiri. Ya, Beruang Madu merupakan klub yang telah membesarkan namanya. Tentu, hasrat untuk balik kandang sangat besar. Memang, sampai saat ini, Eddy Gunawan belum dihubungi manajemen baru. ”Belum ada dikontak, tapi insya allah ada niat untuk kembali lagi,” kata Eddy saat dikonfirmasi, Selasa (1/1) kemarin. 

 

Musim ini, Eddy berseragam Borneo FC mengarungi Liga 1. Kendati demikian, kontraknya hanya satu musim. Dijelaskan ia belum mengetahui apakah diperpanjang atau tidak. ”Sudah selesai kontrak dengan Borneo. Dilihat kedepannya saja seperti apa. Saya masih fokus liburan dengan keluarga,” akunya. 

 

Soal manajemen baru di bawah tangan Rahmad Mas'ud, ia mengatakan belum bisa berkomentar banyak. Namun semoga Beruang Madu bisa kembali lagi ke kasta tertinggi. ”Harapan masyarakat bisa segera terwujud musim depan,” harapnya. 

 

Ya, sebelumnya para suporter memang mengingkan pemain lokal bermain di luar daerah kembali. Sebab kemampuan mereka tidak diragukan lagi. Bagi Ketua Balistik, Endrik Jatmiko mengatakan memaksimalkan pemain putra daerah jauh lebih baik ketimbang mengambil pemain dari pulau Jawa. Mengaca seperti apa yang sudah dilakukan  Persipura Jayapura. Setiap tahun, mereka lebih mempercayakan pemain muda binaannya ketimbang belanja pemain dari luar daerah. “Mereka wajib kembali. Karena kualitasnya tidak diragukan lagi,” jelas Endrik Jatmiko. 


Dijelaskan fighting spirit mereka jauh lebih tinggi dibanding pemain lain. Apalagi membela daerah sendiri. Seperti yang terjadi pada era 1985 dahulu. Ketika itu mayoritas pemain dihuni oleh putra daerah. Walhasil, tiga kasta berhasil ditaklukkan hingga akhirnya pentas di Divisi Utama. “Itu yang kami inginkan, bagaimana Persiba bisa kembali ke Liga 1 musim depan,” tambahnya. (ham)

 

Editor : amir-Amir KP