HATI Ryuji Utomo langsung tersentuh ketika mendengar kabar, ada anak yang baru pulang membela timnya menemukan seluruh anggota keluarganya sudah tiada. Bek anyar Persija Jakarta ini pun berinisiatif untuk menggalang bantuan dengan melelang medali perunggu SEA Games 2017 yang diraihnya.
Adalah Aditia (13) yang membuat hati Ryuji Utomo meleleh. Bagaimana tidak, Aditia menemukan keluarganya menjadi korban tsunami di Lampung setelah pulang dari seleksi Timnas U-13 untuk wilayah Lampung dan sekitarnya. Aditia pun kini jadi anak sebatang kara.
Nah, untuk membantu meringankan beban Aditia, Ryuji melelang medali perunggu yang diperolehnya pada SEA Games 2017. Pemain yang pernah tampil di Liga Thailand itu menceritakan, awal mula dirinya tergerak untuk membantu Aditia saat melihat berita di media sosial.
“Saya tahu cerita Aditia pemain sepak bola junior yang saat pulang tanding, keluarga dan rumahnya terkena musibah tsunami Lampung,” ujar Ryuji.
Dari cerita itulah awal Ryuji berkeinginan untuk membantu Aditia. Setelah sempat viral di media sosial, dia mencari informasi tentang keberadaan Aditia melalui media sosial miliknya.
“Alhamdulillah, banyak teman-teman di media sosial yang kooperatif memberikan informasi,” ujarnya. Hingga akhirnya Ryuji pun diberi kontak seorang bapak yang menampung Aditia di rumahnya. “Namanya Pak Turono, beliau adalah polisi yang sekarang merawat Aditia,” imbuh Ryuji.
Lebih lanjut, pemain 25 tahun itu menghubungi Pak Turono untuk menanyakan keadaan Aditia dan meminta kesediaannya untuk menyalurkan bantuan kepada Aditia. “Saya menghubungi Pak Turono melalui pesan Instagram,” jelas Ryuji.
Meski yang dilelangkan merupakan barang berharga miliknya, namun Ryuji mengaku, ikhlas membantu orang yang membutuhkan. “Medali SEA Games sangat berharga dan menyimpan banyak kenangan untuk saya pribadi,” ujar Ryuji.
“Apalah arti sebuah medali dan prestasi, jika tidak dapat membantu orang lain,” imbuhnya. Menurut Ryuji, lebih baik dan bijak jika dapat bermanfaat untuk orang lain yang membutuhkan.
Di sisi lain, mantan pemain PTT Rayong FC itu juga menceritakan, bahwa dia pernah melalui masa-masa perjuangan saat merintis karier di sepak bola saat seumuran Aditia. “Ayah saya sakit keras beberapa kali, dulu saat pulang tanding saya pasti langsung ke ICU untuk menjenguk ayah,” kenang Ryuji.
Walaupun Ryuji lebih beruntung, namun dia mengerti dan merasa harus menjaga mimpi Aditia untuk terus meraih cita-citanya. “Dengan itu saya lelang medali perunggu SEA Games 2017 beserta sepatu dan jaket timnas saya, untuk Aditia,” tegas Ryuji.
Ryuji pun berharap, kelak Aditia menjadi generasi masa depan sepak bola Indonesia yang semangat dan terwujud cita-citanya. “Semoga suatu saat nanti, Aditia meraih prestasi dan medali emas untuk Indonesia,” harap Ryuji.
Saat ini proses lelang medali milik Ryuji sudah berlangsung melalui akun Instagram pribadinya, @ryujiutomo hingga 15 Januari mendatang. Semua tata cara lelang ada di keterangan Instagram Ryuji. (ana/jpc/is/k15)
Editor : wahyu-Wahyu KP