Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Real Madrid Game Over

izak-Indra Zakaria • Kamis, 7 Maret 2019 | 11:24 WIB

MADRID – Real Madrid merajai Eropa selama 1.012 hari. Terhitung sejak mengangkat trofi Liga Champions pada 29 Mei 2016 di San Siro Milan sampai kemarin (6/3) di Santiago Bernabeu, posisi Real seperti tak tersentuh tim manapun asal Benua Biru ini.

Takdir menjungkirkan Real dari tahtanya dengan sangat kejam. Pengkoleksi 13 Piala Si Kuping Lebar itu disingkirkan oleh tim yang dalam 13 tahun terakhir tak pernah menyentuh fase knock out Liga Champions.

Madridista menjadi saksi bagaimana Real menyerah 1-4 oleh Ajax di Santiago Bernabeu dalam leg kedua 16 besar kemarin (6/3). Padahal pada leg pertama di Johan Cruyff Arena, Real menang 2-1 atas De Godenzonen..

Situasi ini, Real menang di leg pertama saat tandang dan kalah di leg kedua saat main kandang., merupakan yang pertama kali sejak Real berpartisipasi di Liga Champions. Atau kejadian pertama dalam 63 tahun. Menurut Opta, catatan kebobolan dua gol hanya dalam 18 menit pun rekor terburuk Real di kandang pada Liga Champions.

“Kami mengalami musim yang busuk! Tapi saya tak melihat kekalahan ini sebagai titik akhir kejayaan Real,” kata bek kanan Real Dani Carvajal kepada Movistar Plus kemarin. “Hanya dalam sepekan, kami kehilangan semuanya,” tambah pemain berusia 27 tahun itu.

Carvajal terdengar melakukan penghiburan atas rentetan hasil buruk Real sepekan terakhir. Sebelum kalah telak oleh Ajax kemarin (6/3), Real ditaklukkan rival abadinya Barcelona dua kali. Yang pertama pada leg kedua semifinal Copa del Rey (28/2). Berselang 72 jam (3/3) Real takluk lagi di jornada 26 La Liga. Dan nylekit-nya hat-trick kalah itu terjadi di kandang Real.

Dalam laga kemarin Ajax menghujani gawang Real dengan gol melalui Hakim Ziyech pada menit ketujuh, disusul David Neres (18'), Dusan Tadic (62'), dan Lasse Schoene (72'). Gol hiburan Real didapatkan dari pemain pengganti Marco Asensio (70'). Cerita apes Real kian lengkap karena bek Nacho Fernandez (90+3') kena kartu kuning kedua dan harus pergi dari lapangan.

Gara-gara tiga kekalahan tersebut maka musim 2018-2019 seperti berakhir lebih cepat buat Sergio Ramos dkk. Kans meraih trofi di Copa del Rey dan Liga Champions jelas pupus.

La Liga ? Secara matematis memang belum tamat. Kompetisi masih menyisakan 12 jornada lagi dan margin poin Real dengan Barca yang duduk di puncak klasemen 'hanya' 12 poin. Padahal kalau ditotal sampai jornada ke-38, masih ada 36 poin yang diperebutkan.

Entrenador Real Santiago Solari mendapat sorotan besar untuk hat-trick kekalahan Real ini. Meski pada musim perdananya, Solari sudah menghadirkan satu trofi buat Real. Ya, pada ajang Piala Dunia Antarklub 2018 di Abu Dhabi Desember lalu, Real berhasil jadi juara.

“Musim ini memang sangat berat dan kami harus tetap menunjukkan karakter klub ini apapun siituasinya. Dalam momen kejayaan, semua bisa berkata apapun,” ucap pelatih berjuluk Indiecito tersebut. “Namun menghadapi dengan besar hati di momen sulit tak bisa dilakukan semua orang,” tambah Solari.

Pundit Marca Jose Felix Dias kemarin menulis kalau eks entrenador Real Zinedine Zidane adalah orang paling visioner. Zidane sudah melihat 'kehancuran' sesaat setelah mengantar Real hat-trick kampiun Eropa musim lalu.

“Hilangnya Zidane, kepergian Cristiano Ronaldo, pembajakan pelatih timnas yang kualitasnya biasa saja, transfer pemain tak bagus, friksi pemain dengan pelatih, dan tentu pelatih yang tak karismatik adalah cerita keruntuhan Real musim ini,” tulis Dias.

Di sisi lain, EFE menulis kalau kegagalan Real ini memperpanjang kutukan kiper anyar Ream Thibaut Courtois. Setelah kekalahan di final Liga Champions 2013-2014 di Lisbon, maka Courtois tak pernah melebihi perempat final Liga Champions. Padahal Courtois Februari lalu baru memenangi gelar kiper terbaik 2018 versi IFFHS.

Melompat mundur pada 2014-2015 dan 2015-2016, Courtois yang saat itu membela Chelsea kalah di 16 besar oleh Paris Saint-Germain (PSG). Musim 2017-2018, perjalanan Courtois juga mandeg di 16 besar oleh Barca. (dra)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Bola Eropa