LONDON – Liga Super Tiongkok masih menarik. Setidaknya begitu geliat dua klub Shanghai, Shanghai SIPG dan Shanghai Greenland Shenhua, mendatangkan pemain dari liga top Eropa di musim panas ini. Shanghai SIPG, dilaporkan Sky Sports, mendatangkan Marko Arnautovic dari West Ham dengan fee senilai EUR 25 juta (Rp 394,8 miliar).
Status Arnie, sapaan akrab Arneutovic, akan mengisi slot pemain asing SIPG yang sudah ditinggalkan Elkeson. Sehari sebelumnya (4/7), Elkeson hengkang ke klub pemuncak klasemen sementara Liga Super Tiongkok, Guangzhou Evergrande Taobao. ''Dia (Arnautovic) takkan jadi sapi perah lagi seperti di West Ham,'' klaim Danijel Arnautovic, agennya.
Striker 30 tahun itu sudah sejak Januari lalu ingin merumput di Tiongkok. Tetapi, saat itu The Hammers, julukan West Ham, enggan melepasnya dalam bursa transfer. ''Begitu Marko tak mau pergi, mereka malah ingin menjualnya. Bagi mereka Marko tak ubahnya seperti komoditi,'' sambung kakak kandung Arnautovic itu.
El Sha, sapaan akrab El Shaarawy, bisa menyusul Arnautovic pergi ke Shanghai. Sebuah laporan dari analis transfer Gianluca Di Marzio mengklaim, El Shaarawy berubah pikiran untuk bertahan di AS Roma. Terlebih, dengan peluang mengeruk uang besar dari klub-klub Tiongkok. Shenhua baru mengajukan EUR 14 juta (Rp 221,1 miliar) plus bonus.
Tetapi Il Lupi, julukan Roma, mematok harga minimal EUR 20 juta (Rp 315,9 miliar) ke Shenhua jika masih menginginkan tenaga pemain berjuluk El Pharaoh itu. Bedanya Shenhua di saat ini masih belum melepas satu pun pemain asingnya. Saat ini, klub berjuluk The Flower Of Shanghai itu masih punya Fredy Guarin, Giovanni Moreno, Odion Ighalo dan Oscar Romero di daftar pemain asingnya.
Tak cuma di kompetisi papan atasnya, di kompetisi kelas dua Tiongkok mampu membeli pemain top Eropa. Qingdao Huanghai contohnya. Klub kasta kedua Liga Tiongkok itu menjadi pelabuhan mantan Pemain Terbaik Afrika Yaya Toure. ''Saya siap menerimam tantangan di klub ini,'' kicau mantan kapten Manchester City itu dalam akun Twitter-nya @YayaToure. (ren)
Editor : izak-Indra Zakaria