BANJARMASIN - Perkumpulan Tenis Meja (PTM) Mahkota Bunda berambisi untuk mengubah status piala bergilir Kompetisi Tenis Meja Utama (Kompaktama) Kota Banjarmasin menjadi piala tetap.
Syaratnya, pada Kompaktama tahun depan, PTM Mahkota Bunda harus jadi juara umum Kompaktama. Mereka sukses mempertahankan tren positif sebagai juara Kompaktama Banjarmasin dua kali berturut-turut (2018 dan 2019).
Dokter A Halim, pemilik PTM Mahkota Bunda menuturkan siap untuk merengkuh gelar juara Kompaktama Kota Banjarmasin untuk yang ketiga kalinya, tahun depan.
"Dua tahun berturut-turut kami bisa jadi juara. Tinggal sekali juara lagi di tahun depan untuk menjadi pemilik tetap Piala Kompaktama Banjarmasin," sebut Halim.
Untuk bisa jadi juara kompetisi tenis meja beregu antar PTM paling bergengsi di Banjarmasin, Halim tak menampik memerlukan persiapan yang matang.
"Tidak boleh main-main dalam mempertahankan gelar. Tahun depan, mungkin persaingan bakal lebih ketat. Cara yang paling ampuh hanyalah latihan dan latihan, fokus untuk meraih gelar juara yang ketiga kalinya," sebutnya.
Dalam ajang Kompaktama 2019 yang diadakan di Gedung Kompetem Banjarmasin, PTM Mahkota Bunda menaklukkan PTM K22 dengan skor 2-0. Mereka menurunkan petenis meja terbaiknya, yakni Ryan, Fadhil, Joya, dan Adi.
"Saya sangat gembira dengan kemenangan ini karena bertepatan dengan hari jadi saya yang ke-57 tahun. Ini kado ultah paling berkesan," tandasnya.(oza/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin