SAMARINDA– Borneo FC akhirnya mengumumkan pengganti Edson Tavares sebagai pelatih kepala. Setelah beberapa nama sempat dikaitkan, mulai Ponaryo Astaman, Fakhri Husaini, hingga Luis Milla, tim berjuluk Pesut Etam itu memilih balikan dengan Mario Gomez.
Ya, Gomez memang sudah tidak asing bagi Borneo FC. Sebab, pada musim 2019, pelatih asal Argentina itu juga dipercaya sebagai nakhoda Pesut Etam. Hanya, pada awal musim 2020, Gomez memilih hijrah ke Arema FC. Manajemen Borneo FC punya alasan untuk kembali merekrut eks pelatih Persib Bandung tersebut.
’’Karena saya tahu kualitas dia dalam melatih dan mengembangkan tim sangat luar biasa. Hal ini sudah dibuktikannya musim lalu dengan performa tim yang bagus,” ucap Presiden Borneo FC Nabil Husein.
Musim lalu, performa Borneo FC juga cukup menjanjikan. Mereka finis di peringkat ketujuh dengan koleksi 51 poin. Itu hasil dari 12 menang dan 15 imbang. Menariknya, di tangan Gomez, Borneo FC menjadi tim yang paling sedikit menelan kekalahan, yakni hanya tujuh kali. Torehan tersebut yang membuat Borneo FC sulit move on dari pelatih 63 tahun itu. Bahkan, kali ini Pesut Etam mengikat Gomez dengan kontrak dua tahun.
’’Kami bicara panjang dengan coach Gomez. Beliau sudah persiapkan diri dan kami berkomitmen untuk bekerja sama selama dua musim dan bahkan bisa lebih,’’ ujar Nabil.
Selain soal prestasi, rupanya Borneo FC punya pertimbangan lain untuk kembali mendatangkan Gomez ke Tanah Borneo. Salah satunya soal sikap Gomez yang dinilai bisa membuat skuad Borneo FC merasa nyaman.
’’Saya juga tahu bagaimana coach Gomez di luar lapangan dan di lapangan secara pribadi. Ini yang membuat saya memprioritaskan coach Gomez ke Borneo FC,’’ ungkap Nabil.
Nabil pun berharap Gomez bisa membawa Borneo FC berprestasi pada musim ini. Setidaknya bisa finis di peringkat yang lebih baik dari musim lalu. Selain itu, Borneo FC berharap Gomez bisa mengorbitkan pemain muda.
Sementara itu, Borneo FC tidak hanya mendatangkan Gomez. Mereka juga merekrut Marcos Gonzales sebagai pelatih fisik. Sebelumnya, saat di Arema FC, Marcos juga mendampingi Gomez sebagai pelatih fisik. (nia/c17/ali)
Editor : izak-Indra Zakaria