BANJARMASIN - Berakhir sudah gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Selatan. Pada cabor gulat, kontingen Kota Banjarmasin berhasil meraih juara umum dengan mengoleksi 4 emas, 4 perak dan 3 perunggu.
Selama Popda, seluruh laga cabor gulat berlangsung di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin dengan penerapan prokes yang ketat.
Pegulat Banjarmasin mendapat persaingan ketat dari kontingen dari Kabupaten Tapin. Mereka juga meraih 4 medali emas. Tapin rela di posisi kedua karena hanya meraih 2 perak dan 2 perunggu. Kabupaten Tanah Laut juga memberikan tekanan di peringkat ketiga. Mereka meraih 3 emas, 6 perak, dan 7 perunggu.
Hasil ini tentu cukup memuaskan bagi Indra Syafri, pelatih gulat Popda Banjarmasin. Sebelumnya, timnya memang menargetkan empat emas. Untungnya, target mampu dicapai meski ada kekhawatiran di awal. "Di awal ada beberapa atlet kami yang tidak lolos verifikasi karena usia. Tentu itu membuat kami waswas di awal karena mereka adalah andalan kami," ungkap Indra.
Indra mengatakan capaian ini memang patut diapresiasi karena mereka banyak menurunkan pegulat muda. "Rata-rata dari mereka ada yang SMP. Tentu dengan hasil kali ini membuat kami sedikit bernapas lega," katanya.
M Riyadi yang turun di kelas 65 kilogram gaya bebas putra mengucap syukur atas keberhasilannya meraih medali emas di ajang Popda kali ini. Ia berharap ini menjadi titik awal baginya. "Medali ini menjadi motivasi saya untuk terus berjuang hingga mampu berprestasi lagi ke depannya," pungkasnya.(bir/dye/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin