Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Prioritaskan Kesehatan Pemain

izak-Indra Zakaria • 2022-07-08 13:31:11
RAWAN KELELAHAN: Menuntaskan pertandingan terlalu larut rawan berimbas negatif pada kebugaran para pemain kontestan Liga 1 2022/2023. DONI ADITYA/KP
RAWAN KELELAHAN: Menuntaskan pertandingan terlalu larut rawan berimbas negatif pada kebugaran para pemain kontestan Liga 1 2022/2023. DONI ADITYA/KP

Draf jadwal Liga 1 2022/2023 yang dirilis oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi menuai protes. Yang paling banyak dikeluhkan yakni seputar jadwal kick-off.

 

KHUSUSNYA jadwal kick-off pertandingan malam. Pemain-pemain di wilayah barat Indonesia mengeluhkan pertandingan digelar pada 20.30. Itu akan menjadi lebih larut ketika pertandingan bergulir di wilayah tengah, apalagi timur.

Persib Bandung dan Persebaya Surabaya jadi klub pertama yang memprotes jadwal tersebut. Kemudian menyusul Madura United yang keberatan karena pertandingan malam terlalu larut. Jadwal tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada kebugaran para pemain karena waktu recovery yang menjadi lebih singkat.

Sebagai ilustrasi, ketika pertandingan dimulai pada 20.30, pertandingan menghabiskan waktu normal 90 menit, belum termasuk waktu tambahan. Kemudian urusan akomodasi pemain saat meninggalkan venue pertandingan, jeda pertandingan, dan lain sebagainya. Sesingkat-singkatnya tuntas pada 22.30. Akan lebih malam bila diilustrasikan pada waktu Indonesia Tengah dan Timur.

Penetapan jadwal pertandingan begitu larut juga dikritisi oleh satu-satunya kontestan Liga 1 asal Kaltim, Borneo FC Samarinda. Manajer Borneo FC Andri "Dandri" Dauri mendukung jika jadwal pertandingan selesai tidak sampai larut malam. "Pertimbangan utama adalah kesehatan pemain karena mereka harus bermain 90 menit lebih. Jangan sampai kondisi yang dipaksakan mengganggu kualitas kompetisi," kata Dandri.

Di sisi lain, perbedaan waktu bisa menjadi kendala serius. Sebab jika mengikuti jadwal yang berlaku, pertandingan yang digeber di Samarinda bisa selesai hingga menjelang dini hari. Dandri menambahkan, jadwal yang ada belum final. Sebab, seluruh klub diminta mempelajari dan mengusulkan jika ada agenda yang memberatkan.

"Draf berarti belum final. Kami harap bisa disesuaikan dengan kebutuhan klub. Jika memang mengutamakan kesehatan pemain harus diprioritaskan," imbuhnya. Namun, fokus perhatian tim saat ini menyelesaikan pramusim. Sebab, Borneo FC masih memiliki pertandingan leg kedua semifinal menjamu PSS Sleman di Stadion Segiri, Samarinda, Senin (11/7). (ndy/k16)

ARIB BILLAH

tenggarongkpk@gmail.com

Editor : izak-Indra Zakaria
#bola nasional