PASER– Balikpapan sukses keluar sebagai juara umum di olahraga bulu tangkis Popda Kaltim XVI/2022 di Paser, Minggu (23/10) usai unggul di tiga nomor yakni ganda putri, tunggal putra, dan tunggal putri. Selain emas, kontingen Balikpapan juga meraih satu perak dan dua perunggu.
Sementara, Bontang yang mengisi full nomor, hanya mampu menyabet dua emas di nomor ganda putra dan ganda putri. Menyusul di posisi ketiga, ada Kutai Kartanegara dengan perolehan satu perak dan tiga perunggu.
Atas capaian ini, pelatih bulu tangkis Balikpapan Heri Susanto mengaku puas atas tercapainya target yang diusung. “Alhamdulillah target realistis yang kami realisasikan itu tiga emas, dan sesuai janji kami itu di tunggal putra, tunggal putri, dan ganda campuran,” ujarnya.
Dia juga bersyukur, recovery bisa berjalan baik, sehingga para atlet bisa tampil maksimal saat pertandingan. Terlebih, persiapan yang dilakukan juga sangat matang.
Di samping itu, ia juga optimistis bakal tampil maksimal pada popda tahun depan, yang rencananya diselenggarakan di Penajam Paser Utara (PPU).
“Target kami tetap sama, tetap harus juara umum,” tandasnya.
Christopher Aldrich, peraih emas di tunggal putra mengaku puas dengan hasil yang diperoleh. Meski sempat mengalami beberapa kendala, beruntung hal itu tidak terlalu memengaruhi permainannya.
“Puji Tuhan bisa mengatasi dan bisa menang. Rencananya setelah ini, akan ikut beberapa kejuaraan nasional dan internasional,” sebutnya.
Sementara, meski hanya menduduki posisi kedua, pelatih Bultang Bontang Furqon Nazil menyebut, ini sesuai target mereka. Terlebih, mereka hanya menurunkan lima atlet untuk Popda Paser tahun ini.
“Kali ini dari Bontang hanya menurunkan lima atlet, dan hampir semuanya merangkap di nomor berbeda. Alhamdulillah sesuai target, mendapatkan dua emas, tiga perak, dan satu perunggu,” ungkapnya.
Setelah ini, ia menambahkan, para atlet merupakan binaan Pupuk Kaltim Bontang. Yang bakal terus melakukan pembinaan, untuk dipersiapkan mengisi kejuaraan di tahun-tahun mendatang, salah satunya Popda 2023. (*/abi/k16)
OKTAVIA MEGARIA
oktaamegaa@gmail.com
Editor : izak-Indra Zakaria