LONDON—Todd Boehly sudah memberhentikan Thomas Tuchel sebagai tactician Chelsea hanya dalam tiga bulan mereka bersama. Pemicunya, Tuchel hanya mempersembahkan tiga kemenangan dari tujuh pertama musim ini kepada bos baru Chelsea asal Amerika Serikat tersebut.
Kalau memakai hitung-hitungan yang sama, Boehly semestinya sudah menendang pelatih suksesor Tuchel, Graham Potter, sekarang. Bagaimana tidak. Dalam tujuh laga terakhir (semuanya di Premier League), Chelsea hanya menang sekali dan sisanya 3 kali seri dan 3 kali kalah!
Dalam laga terakhir yang notabene mengawali lembaran 2023, The Blues –sebutan Chelsea –ditahan seri 1-1 oleh klub zona degradasi Nottingham Forest (2/1). Hasil yang menempatkan Chelsea di peringkat kesepuluh dan terpaut 19 poin (25-44) dengan pemuncak klasemen Arsenal.
Suara-suara sumbang dari pendukung Chelsea tentang kinerja Potter pun makin membesar. Mantan pelatih Brighton & Hove Albion itu dianggap belum punya kapabilitas menangani klub seperti The Blues. Dalam situasi pelik tersebut, Potter dan Chelsea harus menghadapi juara bertahan Manchester City di Stamford Bridge dini hari nanti (siaran langsung Champions TV 5/Vidio pukul 03.00 WIB).
Hasil negatif diyakini bisa melapangan jalan Potter menuju ketok palu pemecatan. ”Pemilik klub seperti Chelsea jelas tidak akan menolerir peringkat kelima atau keenam (apalagi, peringkat kesepuluh, Red). Kans (pemecatan, Red) terbuka dan saya tidak yakin (menunggu) terealisasi di akhir musim,’’ tutur pandit sekaligus mantan bomber Aston Villa Gabriel Agbonlahor kepada talkSPORT.
Agbonlahor menilai Boehly sama tegasnya dengan pemilik Chelsea sebelumnya, Roman Abramovich, untuk urusan kinerja pelatih. Di era Abramovich (2003—2022), total ada 16 kali pergantian posisi pelatih, termasuk karteker maupun interim.
Kepada Evening Standard, gelandang bertahan Chelsea Denis Zakaria mengakui klubnya memang sedang memasuki periode sulit. Periode yang justru datang ketika Zakaria mulai mendapatkan kepercayaan bermain. Pemain pinjaman dari Juventus itu selalu diturunkan dalam dua matchweek terakhir.
”Meski dalam periode sulit, Chelsea adalah tim yang besar. Kami optimistis bakal menatap hari-hari ke depan dengan lebih cerah,’’ ucap penggawa timnas Swiss di Piala Dunia 2022 tersebut.
Jika Chelsea meraih seri dalam laga terakhir, City sebenarnya juga menorehkan hasil serupa. The Citizens –julukan City – dipaksa bermain imbang 1-1 oleh Everton di kandang sendiri, Etihad Stadium, dalam malam pergantian tahun baru (31/12/2022).
Dalam pre-match press conference di Etihad Campus –markas latihan City—tadi malam (4/1) WIB, tactician City Pep Guardiola tidak mau melihat Arsenal mempertahankan selisih 8 poin (44-36) dengan timnya usai laga di Stamford Bridge. Dengan kata lain, City harus meraih kemenangan atas Chelsea untuk menipiskan ketertinggalan.
”Andai mereka (Arsenal, Red) memimpin karena permainan bagus, kami bisa menerimanya. Yang sulit diterima adalah ketika kami bermain buruk sehingga memberikan tambahan keunggulan bagi mereka,” tutur Pep. (ren/dns)
Perkiraan pemain:
Chelsea (4-3-3): 1-Arrizabalaga (g); 28-Azpilicueta (c), 26-Koulibaly, 6-Thiago Silva, 32-Cucurella; 8-Kovacic, 5-Jorginho, 19-Mount; 17-Sterling, 9-Aubameyang, 10-Pulisic
Pelatih: Graham Potter
Jersey pemain: Biru
Jersey kiper: Hijau
Manchester City (4-3-3): 31-Ederson (g); 2-Walker, 5-Stones, 25-Akanji, 7-Cancelo; 17-De Bruyne, 16-Rodri, 8-Gundogan (c); 20-Bernardo, 9-Haaland, 10-Grealish
Pelatih: Pep Guardiola
Jersey pemain: Hitam-merah
Jersey kiper: Oranye
Wasit: Paul Tierney
Stadion: Stamford Bridge, London
Siaran Langsung: Champions TV 5/Vidio pukul 03.00 WIB
Asian Handicap 1:0
+++++++++++++
GRAFIS
Mereka Bisa
Menggantikan
Graham Potter
Mauricio Pochettino
Klub terakhir: Paris Saint-Germain (5 Juli 2022)
Pengalaman di Premier League
Klub (musim): Southampton FC (2012–2014), Tottenham Hotspur (2014–2019)
Capaian terbaik: Runner-up 2016–2017 (Tottenham Hotspur)
Roberto Martinez
Klub terakhir: Timnas Belgia (31 Desember 2022)
Pengalaman di Premier League
Klub (musim): Wigan Athletic (2009–2013), Everton (2013–2016)
Capaian terbaik: Peringkat kelima 2013–2014 (Everton)
Zinedine Zidane
Klub terakhir: Real Madrid (30 Juni 2021)
Pengalaman di Premier League
Belum pernah
Luis Enrique
Klub terakhir: Timnas Spanyol (8 Desember 2022)
Pengalaman di Premier League
Belum pernah
Editor : izak-Indra Zakaria