Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dandri Kembali Jadi Manajer Borneo FC

izak-Indra Zakaria • Selasa, 28 Februari 2023 | 10:01 WIB
FAMILIER: Dandri Dauri kembali menjadi manajer Borneo FC Samarinda di sisa Liga 1 2022/2023. BORNEO FC MEDIA
FAMILIER: Dandri Dauri kembali menjadi manajer Borneo FC Samarinda di sisa Liga 1 2022/2023. BORNEO FC MEDIA

Bongkar-pasang di tubuh Borneo FC Samarinda terus terjadi. Setelah menempatkan Pieter Huistra sebagai pelatih baru, manajemen juga menunjuk sosok baru sebagai manajer. Ialah Dandri Dauri.

 

KETIMBANG mengganti, hadir kembalinya Dandri di tubuh manajemen Pesut Etam adalah untuk mengisi kekosongan. Dia akan menjalankan tugas manajer sepeninggal Rudi Yulianto yang terpilih sebagai anggota Komite Eksekutif PSSI di bawah kendali Erick Thohir.

Tentu saja bagi tim kebanggaan publik Kota Tepian, Dandri bukan sosok yang baru. Selain itu, dia bukan sekadar pengganti. Di mana setiap kehadirannya, Pesut Etam selalu berhasil melalui periode sulit dalam berkompetisi.

Saat ditemui di Borneo Training Center, kemarin sore, dirinya tak ingin berkomentar banyak soal penunjukan dirinya sebagai manajer Pesut Etam. “Kalau ingin dengar saya bicara banyak, nanti, setelah saya membuktikan bisa mengantarkan tim ini kembali ke tren positif,” terangnya.

Ya, pembuktian pertama Dandri yakni ketika tim bertandang ke markas Madura United, Jumat (3/3) nanti. Adapun tim akan bertolak ke Madura pada Rabu (1/3) nanti. “Saya sudah bertemu manajemen, khususnya Presiden Borneo FC, Nabil Husien terkait hal ini (penunjukkan manajer). Ini jelas bukan tugas mudah bagi saya. Tapi saya mencintai tim ini dan saya siap menjalankan tugas saya seperti dulu,” ujar Dandri.

Bertemu jajaran pelatih pun sudah dilakukan Dandri kemarin siang. Dan di sore harinya, ia langsung turun ke lapangan untuk bertemu dengan pemain sekaligus “memperkenalkan” diri kembali, khususnya pada pemain yang baru bergabung di putaran kedua.

Dandri menegaskan, pendekatan pada pemain harus segera ia lakukan untuk mengangkat motivasi mereka saat bertanding. Ia tak ingin pemain “terlalu dalam” mengalami penurunan motivasi dan mental bertanding, terlebih setelah mengalami kekalahan pertama di kandang saat ditangani Pieter Huistra.

“Saya berharap di pertandingan sisa musim ini, permainan tim kembali membaik dan bisa berada di posisi terbaik di akhir musim. Seperti saya katakan tadi, ini tantangan besar dan berat, tetapi saya siap menjalankan tugas tersebut,” tegasnya. (upi/ndy/k8)

Editor : izak-Indra Zakaria