Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tijjani Reijnders, Pemain Bola Keturunan Indonesia yang Bikin AC Milan Kepincut

izak-Indra Zakaria • Rabu, 5 Juli 2023 | 13:48 WIB
Tijjani Reijnders. Dia adalah pemain berposisi gelandang serang yang saat ini bermain untuk klub Eredivisie –kompetisi kasta tertinggi Belanda– AZ Alkmaar.
Tijjani Reijnders. Dia adalah pemain berposisi gelandang serang yang saat ini bermain untuk klub Eredivisie –kompetisi kasta tertinggi Belanda– AZ Alkmaar.
 Tijjani Reijnders, pemain bola yang lahir di Zwolle 29 Juli 1998 ini memiliki darah keturunan Indonesia dari sang Ibu yang merupakan orang Maluku. Sedangkan sang ayah, Martin Reynders yang juga merupakan pesepak bola profesional.
 
Tijjani mengawali karir sepak bola nya dengan tim muda FC Twente sebelum dilepas ke CSV '28 dan bermain selama satu tahun dari 2015 hingga 2016. Setelah itu Tijjani bergabung dengan tim asalnya PEC Zwolle U-19 dan naik level sehingga bisa tampil di tim utama klub Eredivisie. Pada 2017 Ia pindah ke tim U-21 AZ Alkmaar dan naik ke tim utama pada 2018. Tijjani dipinjamkan ke RKC Waalwijk selama enam bulan dari Januari hingga Juni pada 2020. Setelah itu Ia kembali ke AZ Alkmaar dan bermain di tim utama. 
 
Saat ini, pria yang berada di posisi gelandang ini dinilai sangat berpeluang untuk pindah ke AC Milan. Sebab Rossoneri diketahui telah mengajukan tawaran yang nilainya mendekati permintaan AZ Alkmaar. Setelah mengumumkan kehilangan Sandro Tonali ke Newcastle pada Senin (4/7) melalui akun instagramnya @acmilan, kini tim besar itu berusaha untuk mencari penggantinya dan Tijjani Reijnders adalah salah satu kandidat terkuat.
 
Dari sisi Tijjani sendiri mengatakan Ia ingin pindah dan mencoba pengalaman baru di Italia. Dilansir dari Football Italia, Reijnders dan AC Milan dilaporkan telah berjabat tangan dengan kesepakatan senilai 1,7 juta euro atau setara dengan Rp 27 miliar per tahun.
 
Pada awal 2022, Tijjani sempat masuk ke dalam daftar nama pemain yang diinginkan oleh pelatih Shin Tae-yong untuk masuk program naturalisasi dan membela Timnas Indonesia. Namun sayangnya, saat itu Ia tidak bersedia.(*)
Editor : izak-Indra Zakaria