BALIKPAPAN - Kaltim kembali mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah babak kualifikasi PON Aceh-Sumatera Utara (Sumut). Kali ini, giliran cabang olahraga (cabor) sepak bola dengan Stadion Batakan sebagai venue-nya
Kaltim kebagian menggelar pertandingan di grup C. Tim tuan rumah tergabung dengan Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Barat. Pertandingan dilangsungkan 19-23 Oktober. Bersamaan dengan lima grup lainnya, yakni grup A (Jakarta), grup B (Jawa Tengah), grup D (Bali), grup E (Gorontalo), serta grup F (Papua).
“Persiapan sudah mencapai 75 persen. Tinggal menunggu beberapa perizinan untuk pelaksanaan pertandingan,” sebut Sekjen Asprov PSSI Kaltim Supono. Dia menambahkan, dipilihnya Stadion Batakan sebagai venue merupakan opsi kedua. Sebelumnya, Stadion Segiri, Samarinda ditunjuk sebagai penyelenggara pertandingan. Namun urung teralisasi lantaran pada waktu bersamaan Borneo FC dijadwalkan menjamu Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1.
“Kan sesuai aturan, dua hari sebelum pertandingan resmi stadion itu tidak boleh digunakan. Jadi, batal digelar di Stadion Segiri,” ucapnya.
Kendati begitu, sambungnya, Stadion Segiri tetap akan dipergunakan pada 23 Oktober. Sebab, laga terakhir babak grup akan menggunakan dua stadion selain di Batakan.
Bicara soal target, Supono menyebut skuad Kaltim bertekad untuk bisa lolos ke PON Aceh-Sumut. “Untuk mewujudkan itu, wajib menjadi juara grup sebagai syarat lolos otomatis. Harapannya, ini bisa terealisasi,” tandasnya.
Di sisi lain, jadwal pertandingan disebut masih akan diatur dalam match coordination meeting (MCM). Yang rencananya akan dilaksanakan pada 18 Oktober. Dengan mekanisme, dalam satu hari ada dua pertandingan. “Kick off-nya tanggal 19 dan 21 Oktober. Nanti babak final 23 Oktober secara bersamaan di dua stadion, Stadion Batakan dan Stadion Segiri. Untuk waktu kick off-nya, masih menunggu MCM, apakah siang dan sore atau sore dan malam,” pungkasnya.(er)
OKTAVIA MEGARIA
oktaamegaa@gmail.com