Petarung berdarah Spanyol-Georgia Ilia Topuria sepertinya memang terobsesi sekali dengan Islam Makhachev. Ia sangat kesal Islam naik ke kelas welter dan menuding Islam Makhachev kabur dari pertarungan sehingga membuka peluangnya merampas sabuk kelas ringan di UFC 317. Ilia Topuria menuding Islam Makhachev kabur dari pertarungan dengannya di kelas ringan.
Seperti diketahui, Topuria telah memutuskan untuk naik ke kelas ringan. Jawara kelas bulu itu rela menanggalkan sabuknya demi tantangan baru. Dengan julukan barunya, La Leyenda punya hasrat menghadapi Islam Makhachev sebagai petarung terbaik pound for pound.
Namun yang terjadi si jagoan kelas ringan itu justru memilih naik ke kelas welter.
Sebagai gantinya, UFC memberikan kesempatan Topuria untuk melakoni perebutan sabuk kelas ringan dengan penantang teratas, yakni Charles Oliviera. Pernyataan Ilia itu dibalas dengan Islam. Di platform X, Islam mengatakan Ilia bukanlah siapa siapa dikelas lightweight.
"Perbedaan antara aku dan kamu, aku membersihkan daftar teratas di divisiku, naik ke peringkat berikutnya, tetapi kamu lari dari dua pesaing yang menang 5-9 berturut-turut di divisi FW (featherweight). Kamu bukan siapa-siapa di divisi lightweight," tulis Islam. Ia menambahkan, Ilia hanya orang biasa dari Spanyol. "Kamu orang biasa dari Spanyol dengan potongan rambut yang bagus. Dapatkan satu kemenangan, dan lalu kita bisa bicara, Nak," tulis Islam.
Tak pelak tulisan Islam di akun X nya ini mendapatkan banyak ragam tanggapan. Pendukung Ilia jelas membanggakan Ilia dan menyebut Islam yang lari, sementara pendukung Islam Makhachev tentu mengamini apa yang diucapkan Islam.
Dikatain bukan siapa-siapa, Ilia juga membalas."Perbedaan antara kau dan aku adalah aku seorang pria dan kau seorang pengecut. Aku berbicara dan bertarung. Kau berbicara dan bersembunyi. Melarikan diri sejauh-jauhnya, tanpa meninggalkan jejak. Kau adalah seorang pengecut," kata Ilia dalam akun X. (*)
(*)
Editor : Indra Zakaria