Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Topuria Ejek Paddy Pimblett: "Sosis Kecil, Kamu Baru Saja Kehilangan Gaji Terbesar Seumur Hidup!"

Redaksi Prokal • 2026-01-26 11:36:55
Justin vs Paddy Pimblett.
Justin vs Paddy Pimblett.

LAS VEGAS – Kemenangan Justin Gaethje atas Paddy Pimblett di UFC 324 tidak hanya membuahkan sabuk interim kelas ringan, tetapi juga memicu gejolak panas di luar oktagon. Juara bertahan kelas ringan, Ilia Topuria, langsung melontarkan kritik pedas dan hinaan kepada Pimblett yang dinilainya telah menyia-nyiakan peluang emas.

Dalam laga yang digelar di T-Mobile Arena, Minggu (25/1/2026), Gaethje tampil sangat dominan. Adu striking kelas tinggi yang diperagakan Gaethje membuat wajah "The Baddy" bersimbah darah. Juri akhirnya memberikan kemenangan mutlak bagi Gaethje dengan skor 48-47, 49-46, dan 49-46 (sebelumnya tertulis 49-26).

Hinaan "Sosis Kecil" dari Topuria Ilia Topuria yang tengah menjalani masa cuti pribadi, tidak tinggal diam melihat rivalnya bertekuk lutut. Melalui akun X miliknya, petarung tak terkalahkan ini mengejek Pimblett yang gagal mempertahankan rekor kemenangannya di UFC.

"Sosis kecil, satu-satunya yang harus kamu lakukan hanyalah mengalahkan pria berusia 38 tahun. Tapi kamu justru kalah dan kehilangan gaji terbesar dalam hidupmu. Seharusnya kamu bisa kaya kalau menang," tulis Topuria dengan nada menghina.

Kekalahan ini memang sangat merugikan bagi Pimblett. Pasalnya, jika berhasil menang atas Gaethje, ia dipastikan akan menghadapi Topuria dalam laga penyatuan gelar (unification bout) yang diprediksi akan menjadi salah satu pertarungan dengan bayaran tertinggi tahun ini.

Peringatan untuk Justin Gaethje Selain menghujat Pimblett, Topuria juga memberikan pesan dingin kepada sang jawara interim baru, Justin Gaethje. Meski memberikan ucapan selamat, Topuria menegaskan bahwa Gaethje tidak memiliki peluang saat keduanya bertemu nanti.

"Justin, yang bisa kukatakan hanyalah selamat… dan aku ingin bilang bersiaplah, tapi sebenarnya kamu tidak punya kesempatan, apapun yang terjadi," tambah Topuria.

Menanti Unifikasi di "Gedung Putih UFC" CEO UFC, Dana White, mengisyaratkan bahwa pertarungan unifikasi antara Topuria dan Gaethje kemungkinan besar akan digelar antara bulan April hingga Juni 2026. Gaethje sendiri sudah mulai menebar genderang perang dengan meminta agar pertarungan tersebut dilangsungkan di tempat yang ia sebut sebagai "Gedung Putih UFC".

Kekalahan perdana Pimblett di UFC ini secara otomatis menendangnya dari jalur perebutan gelar utama, sekaligus melapangkan jalan bagi duel maut antara sang "Highlight" Gaethje melawan sang "Matador" Topuria. (*)

Editor : Indra Zakaria