Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Lerone Murphy Klaim Keunggulan di Tiga Ronde Awal, Desak Rematch Lawan Movsar Evloev

Redaksi Prokal • Rabu, 25 Maret 2026 - 14:45 WIB

Lerone Murphy
Lerone Murphy

MANCHESTER – Kontroversi hasil pertandingan di arena UFC kembali memanas setelah petarung kelas bulu, Lerone Murphy, menyatakan keyakinannya bahwa ia seharusnya keluar sebagai pemenang dalam duel sengit melawan Movsar Evloev. Meski hasil resmi berkata lain, petarung asal Inggris ini merasa telah memberikan performa yang cukup dominan, terutama pada paruh pertama pertarungan yang berlangsung sangat ketat tersebut.

Murphy mengungkapkan bahwa secara teknis, dirinya merasa mampu mengamankan tiga ronde pertama melalui kombinasi serangan dan kontrol yang efektif. Ia mengakui bahwa intensitas pertandingan memang sangat tinggi, namun secara kalkulasi poin, ia yakin margin keunggulannya cukup untuk memberikannya kemenangan.

Bahkan, dengan adanya insiden pengurangan poin yang terjadi selama laga, Murphy menilai hasil yang paling adil bagi kedua petarung setidaknya adalah hasil imbang (draw).

Kekecewaan Murphy tidak berhenti pada penilaian juri saja. Ia menegaskan bahwa sengketa hasil ini menyisakan urusan yang belum selesai di antara mereka. Sebagai bentuk pembuktian atas kemampuannya, Murphy secara terbuka menyampaikan harapannya agar pihak promotor dapat menjadwalkan ulang pertandingan tersebut di masa mendatang. Ia ingin memastikan tidak ada keraguan lagi mengenai siapa yang terbaik di antara keduanya saat mereka kembali bertemu di dalam oktagon.

Pernyataan Murphy ini pun memicu perdebatan di kalangan penggemar MMA mengenai efektivitas sistem penilaian dalam pertarungan yang berjalan seimbang. Kini, fokus beralih pada bagaimana respons Movsar Evloev menanggapi tantangan terbuka tersebut. Bagi Murphy, rematch bukan sekadar soal memperbaiki rekor bertanding, melainkan upaya untuk menuntaskan ambisinya menembus jajaran elit kelas bulu dengan cara yang mutlak.(*)

Editor : Indra Zakaria