Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Sisi Lain Sang Juara: Sean Strickland Sebut Khamzat Chimaev 'Saudara' Usai Perang Berdarah di UFC 328

Indra Zakaria • Senin, 11 Mei 2026 | 08:00 WIB
Khamzat memasangkan sabuk juara ke pinggang Sean Strickland.
Khamzat memasangkan sabuk juara ke pinggang Sean Strickland.

 
NEWARK – Sean Strickland mungkin dikenal karena lidahnya yang tajam dan komentarnya yang sering memicu kontroversi. Namun, usai kemenangannya yang epik atas Khamzat Chimaev Sabtu malam lalu, "The Tarzan" menunjukkan sisi filosofis yang jarang terlihat saat ia merefleksikan makna di balik pertarungan keras tersebut.

Meski sempat mengkritik taktik Chimaev di ronde terakhir, Strickland kini bicara tentang rasa hormat yang mendalam dan ikatan batin yang tercipta di dalam oktagon.Bagi Strickland, pertarungan lima ronde melawan monster seperti Chimaev bukan sekadar olahraga, melainkan sebuah momen di mana jati diri seseorang benar-benar telanjang.

"Ketika Anda pergi dan bertarung dengan pria lain, jiwa Anda seolah terekspos begitu saja," ujar Strickland saat bereaksi melihat foto sabuk juara kembali melingkar di pinggangnya. "Saat Anda bersimbah darah, di titik di mana aku ingin menyerah, dan dia pun ingin menyerah, Anda akan merasakan sebuah level rasa hormat yang melampaui batas."

Strickland menekankan bahwa rivalitas panas yang terjadi selama masa promosi—termasuk ketegangan soal latar belakang budaya dan agama—seketika sirna saat keduanya saling menguji batas kemampuan fisik satu sama lain. "Rasa hormat itu melampaui ras, agama, hingga kewarganegaraan," lanjut Strickland dengan nada bicara yang lebih tenang dari biasanya. "Dalam kondisi seperti itu, Anda seolah-olah menjadi saudara bagi satu sama lain."

Pernyataan ini menciptakan kontras yang menarik. Hanya dalam hitungan jam, Strickland bisa berubah dari sosok yang menghujat taktik lawan menjadi sosok yang mengakui kedekatan spiritual dengan orang yang baru saja mencoba mengalahkannya. Hal ini membuktikan pepatah lama dalam dunia MMA bahwa tidak ada orang yang lebih mengenal Anda selain orang yang telah berbagi darah dengan Anda di dalam kurungan besi.

Komentar ini sekaligus menjadi penutup yang berkelas bagi gelaran UFC 328. Strickland tidak hanya pulang membawa emas, tetapi juga membawa perspektif baru tentang arti sportivitas di tingkat tertinggi. Meski Chimaev kini memutuskan untuk naik ke kelas berat ringan, pernyataan Strickland ini seolah memberikan salam perpisahan yang penuh hormat bagi sang rival yang telah memberikan ujian terberat dalam kariernya. (*)

Editor : Indra Zakaria
#Sean Strickland