Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ilia Topuria Buka Suara Pasca-Kekalahan Brutal dari Justin Gaethje: "Kamu Merenggut Penglihatanku, Kita Akan Rematch!"

Redaksi Prokal • Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Ilia Topuria saat bertarung dengan Justin Gaethje.
Ilia Topuria saat bertarung dengan Justin Gaethje.

 
PROKAL.CO- Jagat UFC dibuat bergetar setelah pertarungan epik yang tersaji tadi malam. Secara mengejutkan, Ilia Topuria harus mengakui keunggulan Justin Gaethje dalam duel yang berlangsung super brutal di dalam oktagon. Tak butuh waktu lama bagi Topuria untuk menunjukkan kelasnya sebagai petarung sejati, karena ia baru saja merilis pernyataan resmi yang menyentuh sekaligus membakar kembali semangat persaingan.

Melalui akun media sosial pribadinya, petarung berjuluk El Matador ini secara jantan memberikan selamat kepada Gaethje. Namun di balik sportivitasnya, ia juga membeberkan kerusakan parah yang dialami wajah dan matanya akibat pukulan keras sang lawan. Topuria menuliskan bahwa Gaethje telah membuktikan ucapannya sebelum laga untuk meninggalkan jejak luka yang mendalam di wajahnya.

Efek serangan Gaethje di dalam oktagon ternyata jauh lebih mengerikan dari yang terlihat di layar kaca. Topuria mengungkapkan bahwa dirinya harus bertarung dalam kondisi setengah buta sejak awal laga. Serangan demi serangan Gaethje berhasil merenggut penglihatan dari mata kanannya di ronde pertama, dan malapetaka itu berlanjut ketika mata kirinya pun ikut kehilangan penglihatan pada akhir ronde kedua.

Meski mengalami cedera mata yang sangat parah, Topuria menegaskan bahwa ia sama sekali tidak ingin mencari kambing hitam atau membuat alasan atas kekalahannya. Ia secara terbuka mengakui telah menjalani salah satu pemusatan latihan terbaik dalam hidupnya, serta datang ke arena dalam kondisi yang sangat tajam, siap, dan siaga. Baginya, malam itu sepenuhnya menjadi milik Gaethje karena begitulah sifat dari olahraga ini, di mana kemuliaan dan rasa sakit selalu berjalan berdampingan.

Kekalahan ini jelas bukan akhir dari segalanya bagi Topuria. Kini, fokus utamanya adalah memulihkan kesehatan dan beristirahat total sebelum kembali mengincar takhta tertinggi. Pernyataan tersebut ditutup dengan sebuah pesan peringatan yang dingin dan tegas, memastikan bahwa rivalitas mereka baru saja dimulai dan cerita di antara mereka masih jauh dari kata selesai. Dengan janji untuk kembali lebih kuat, lebih bijaksana, dan jauh lebih berbahaya, Topuria secara terbuka menuntut sebuah pertandingan ulang.

Melihat deklarasi perang yang langsung dikumandangkan oleh Topuria, Bos UFC Dana White dipastikan tidak akan kesulitan untuk menjual hak siar rematch kedua petarung di masa depan. Penggemar MMA kini tinggal menunggu waktu untuk menyaksikan kembali kelanjutan saga berdarah antara dua striker terbaik dunia ini. (*)

Editor : Indra Zakaria
#ilia topuria