BAKU – Panggung mixed martial arts (MMA) dunia bersiap menyaksikan pertempuran sengit dalam ajang UFC Baku yang akan digelar di Baku Crystal Hall, Azerbaijan. Duel utama akhir pekan ini menyajikan bentrokan krusial di kelas ringan (lightweight) antara dua petarung penghuni peringkat 15 besar, Rafael "Ataman" Fiziev melawan jagoan penuh ledakan asal Meksiko, Manuel "El Loco" Torres, dalam laga lima ronde yang berpotensi mengubah peta persaingan perebutan sabuk juara di akhir tahun.
Bagi Rafael Fiziev yang kini menempati peringkat 11, laga di Baku merupakan ajang pembuktian bahwa dirinya belum habis. Setelah sempat bertengger di peringkat 6 dan mencatatkan enam kemenangan beruntun, Fiziev mengalami tren negatif dengan menelan empat kekalahan dari lima laga terakhirnya, termasuk kekalahan TKO dari Mauricio Ruffy pada Januari lalu. Kendati demikian, petarung berusia 33 tahun yang dikenal dengan gaya kickboxing elite ini menolak bersikap pesimis dan mengaku sangat termotivasi oleh kemenangan Justin Gaethje—pria yang pernah dihadapinya dua kali—yang baru saja merebut sabuk juara kelas ringan dari Ilia Topuria. Fiziev menegaskan bahwa ia telah mengasah fisiknya sejak usia 11 tahun dan siap meredam daya ledak sang lawan demi mengembalikan kejayaannya di dalam oktagon.
Di sudut lain, Manuel Torres datang dengan motivasi berlipat gawang untuk mengukir sejarah baru. Sebagai petarung asal Meksiko pertama yang berhasil menembus peringkat 15 besar di kelas ringan, lulusan Dana White's Contender Series ini memiliki reputasi mengerikan sebagai raja penyelesaian cepat di ronde pertama, terbukti dari kemenangan TKO mengesankan atas veteran seperti Drew Dober dan Grant Dawson. Mengusung mentalitas layaknya Mike Tyson yang ditakuti lawan, Torres melihat duel melawan Fiziev sebagai batu loncatan besar untuk mendekatkan dirinya pada laga perebutan gelar juara dunia, dengan membidik pemenang antara Paddy Pimblett dan Benoît Saint Denis di akhir tahun nanti jika berhasil menang di Baku.
Pertarungan ini diprediksi akan menjadi ujian ketahanan dan taktik yang sangat menarik bagi kedua petarung. Di satu sisi, Fiziev memiliki keunggulan dalam hal pengalaman bertanding melawan para monster di papan atas kelas ringan, sementara Torres masih menyisakan tanda tanya besar mengenai ketahanan staminanya karena hampir tidak pernah bertarung melewati ronde pertama dalam delapan tahun terakhir. Selain partai panas ini, kartu utama UFC Baku juga akan dimeriahkan oleh duel sengit di kelas menengah (middleweight) yang mempertemukan petarung penuh gaya, Shara Magomedov, melawan petarung akrobatik asal Brasil, Michel Pereira. (*)
Editor : Indra Zakaria