BELGRADE — Panggung kelas berat ringan UFC melahirkan bintang baru yang siap mengguncang jajaran atas. Petarung asal Selandia Baru, Navajo Stirling, sukses memanfaatkan peluang emasnya saat tampil di UFC Fight Night 283 yang berlangsung di Belgrade Arena, Serbia. Menghadapi mantan juara dunia Jan Blachowicz, Stirling menang secara spektakuler lewat TKO di ronde pertama.
Kemenangan ini terasa kian luar biasa mengingat Stirling menerima panggilan pertarungan secara mendadak kurang dari dua minggu sebelum laga untuk menggantikan Bogdan Guskov. Meski datang sebagai pengganti darurat, petarung tak terkalahkan dengan rekor 11-0 ini langsung tampil agresif sejak bel awal berbunyi.
Laga baru berjalan singkat ketika Stirling mendaratkan pukulan left hand telak yang membuat Blachowicz terlempar ke sudut kanvas. Tak membuang kesempatan, Stirling langsung menyergap dan membombardir sang veteran dengan serangan elbow tajam secara bertubi-tubi. Wasit akhirnya menghentikan laga pada menit 2:56 di ronde pertama untuk kemenangan TKO Stirling.
Usai laga, Stirling menunjukkan rasa hormatnya kepada Blachowicz yang kini berusia 43 tahun atas semua kontribusi dan kesempatan bertarung yang diberikan. Namun, ia juga menegaskan ambisinya untuk segera melangkah menuju perburuan sabuk juara kelas 205 pon tersebut.
Dengan percaya diri, Stirling langsung melayangkan tantangan terbuka kepada dua nama besar di kelasnya untuk bertarung sebelum tahun ini berakhir.
"Jika Khalil Rountree atau Paulo Costa ingin bertarung sebelum akhir tahun, kalian tahu harus menghubungi siapa," tegas Stirling saat diwawancarai oleh Michael Bisping di dalam octagon. "Hubungi 1-800-Aku-Akan-Menghajarmu," selorohnya menutup wawancara dengan penuh percaya diri. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co