BELGRADE — Malam spektakuler di Belgrade Arena, Serbia, ditutup dengan sebuah momen emosional yang tak terlupakan. Petarung tuan rumah, Uros Medic, sukses menyuguhkan penampilan terbaik sepanjang kariernya di UFC dengan menghantam KO petarung veteran kelas welter, Daniel Rodriguez, hanya dalam kurun waktu 30 detik pada ajang UFC Fight Night 283, Sabtu malam.
Kemenangan kilat ini sekaligus melengkapi malam bersejarah di mana UFC mencatatkan rekor baru untuk jumlah penyelesaian terbanyak dalam satu event, yakni 12 total finishes dengan 10 di antaranya tercipta pada ronde pertama.
Medic (14-3) langsung menggebrak sejak bel pertandingan berbunyi. Ia mendaratkan pukulan left hand telak yang membuat Rodriguez terhuyung, sebelum melanjutkan kombinasi serangan mematikan yang merobohkan sang lawan ke kanvas. Hujan pukulan susulan memaksa wasit segera menghentikan laga.
Hasil impresif ini membawa petarung berusia 33 tahun tersebut menyamai rekor kemenangan KO ronde pertama terbanyak dalam sejarah kelas welter UFC, yakni sebanyak lima kali. Usai pertandingan, air mata emosi tak terbendung dari wajah Medic yang telah lama merantau demi mengejar mimpi di kancah MMA global. "Aku hanya ingin menangis, kawan. Aku hanya ingin menangis," ungkap Medic penuh haru usai laga.
"Aku sangat merindukan kampung halaman. Sembilan tahun adalah waktu yang sangat lama. Aku pergi sebagai seorang mahasiswa, aku berusia 22 tahun dengan sebuah impian, dan lihatlah di mana hal ini membawaku," sambungnya.
Di sisi lain, kekalahan ini memutus tren positif tiga kemenangan beruntun milik Rodriguez (20-6). Petarung asal Amerika Serikat tersebut harus menelan pil pahit setelah tampil di bawah performa terbaiknya, menyusul masa-masa sulit yang ia lewati usai delapan bulan mendekam di sel tahanan Tijuana, Meksiko, akibat kasus kepemilikan ganja tahun lalu.
Dengan tren kemenangan beruntun lewat stop ronde pertama dalam empat laga terakhirnya, Medic kini menatap persaingan yang lebih tinggi di jajaran elite kelas welter dan secara terbuka melayangkan tantangan kepada nama-nama besar. "Dengar, ada beberapa petarung di jajaran peringkat kelas welter yang ingin sekali kuajak bertarung, orang-orang seperti Carlos Prates. Dia jauh di depanku di divisi ini, namun ini akan menjadi pertarungan yang patut dikenang," tegas Medic.
"Aku sempat meminta laga melawan Leon Edwards — kurir pikir dia masih bersembunyi. Jika dia memutuskan keluar dari lubang tempat ia mengurung diri, aku dengan senang hati akan menjadi orang berikutnya yang melibasnya," pungkasnya. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co