PROKAL.CO- Keputusan petarung papan atas UFC, Ian Machado Garry, yang memboyong kamp pelatihannya ke Georgia demi mematangkan kemampuan gulat menjelang gelaran UFC 330 rupanya tak membuat sang raja pound-for-pound, Islam Makhachev, terkesan. Pemegang sabuk juara dunia itu justru melayangkan kritik tajam atas strategi persiapan sang petarung asal Irlandia tersebut.
Langkah Garry yang memilih Georgia—salah satu kiblat gulat dunia—dianggap Makhachev sebagai upaya yang sia-sia jika hanya dilakukan dalam jangka pendek. Menurut petarung asal Dagestan yang terkenal dengan dominasi gulat dan grappling-nya tersebut, teknik bertahan maupun menyerang dalam gulat tidak bisa dikuasai hanya dalam hitungan minggu sebelum pertarungan.
Makhachev menilai banyak petarung sering terjebak pada ilusi "pelatihan instan" saat akan menghadapi lawan bertipe grappler. Ia menegaskan bahwa gulat adalah fondasi bela diri yang membutuhkan proses pembentukan selama bertahun-tahun sejak usia dini, bukan sekadar materi hafalan yang bisa diserap dalam waktu singkat.
"Saya sudah bilang sebelumnya... ini kesalahan besar yang dilakukan para petarung. Kamu tidak bisa mempelajari gulat dalam 2–3 bulan. Ini sesuatu yang dibangun sejak kecil selama bertahun-tahun," ujar Makhachev memberikan penilaian menohoknya.
Kritik dari Makhachev ini seolah menjadi peringatan keras bagi Ian Garry yang akan melakoni laga krusial di panggung UFC 330. Apakah pemungutan ilmu gulat secara kilat di Georgia tersebut mampu membuktikan perkataan Makhachev salah, atau justru menjadi pemicu petaka di dalam Octagon, bakal terjawab saat hajatan besar UFC tersebut digelar. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co