Perebutan Gelar Memanas di Sepang: Cedera Lengan Jorge Martin Bayangi Duel Sengit Lawan Marc Marquez

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Jumat, 30 Oktober 2026 | 06:49 WIB
Jorge Martin
Jorge Martin

PROKAL.CO, SEPANG — Seri berikutnya dalam kalender MotoGP bakal bergulir di GP Malaysia akhir pekan ini. Menjelang balapan mendebarkan di Sirkuit Sepang, dua kandidat kuat juara dunia musim ini, Marc Marquez dan Jorge Martin, angkat bicara mengenai dampak cedera yang dialami Martin terhadap peta persaingan gelar juara.

Seperti diketahui, Jorge Martin mengalami kecelakaan pada lap ke-8 saat sesi Sprint di GP Australia. Hasil rontgen mengonfirmasi adanya patah tulang radius pada lengan bawah pembalap Aprilia tersebut. Meski begitu, Martin dipastikan bakal turun pada sesi Free Practice 1 (FP1) hari Jumat untuk diuji dan dievaluasi apakah ia layak mendapat lampu hijau melanjutkan sisa akhir pekan.

Saat ini, klasemen sementara menempatkan Marquez unggul tipis 10 poin atas Martin. Beruntung bagi Martin, jarak tersebut tidak bertambah lebar akhir pekan lalu lantaran balapan utama di Phillip Island terpaksa dibatalkan akibat cuaca buruk yang ekstrem.

Berbicara kepada media DAZN di Sepang, Marc Marquez sempat melontarkan gurauan terkait pembatalan balapan di Australia tersebut. "Saya hampir saja mengambil mobil dan pergi mencari helikopter helikopter penyelamat," canda Marquez.

Namun, ia menegaskan dengan nada serius bahwa keselamatan pembalap adalah prioritas utama di atas rivalitas poin. "Kapan pun balapan dibatalkan demi alasan keselamatan, tidak peduli apakah itu menguntungkan Anda atau tidak, Anda harus bisa menerimanya," tegas juara dunia bertahan tersebut.

Marquez juga meyakini bahwa Martin tetap akan tampil sangat cepat apabila dinyatakan fit oleh tim medis. "Saya rasa tidak ada orang lain—selain dirinya dan timnya—yang tahu pasti sejauh mana parahnya cedera itu. Tapi sejujurnya, demi persaingan gelar, dia harus ada di trek. Jika dia benar-benar fit sesuai protokol yang diterapkan setelah insiden kami di Qatar, maka dia layak membalap. Dan jika dia bisa membalap, Jorge Martin adalah pembalap yang sangat cepat di lintasan," puji Marquez.

Jorge Martin: Demi Gelar Dunia, Saya Pilih Bertahan

Di sisi lain, Jorge Martin mengakui situasinya tidak ideal, tetapi tekad bulat membuat pembalap asal Spanyol itu enggan menyerah begitu saja. "Saya di sini untuk mencoba. Setelah FP1, baru saya ambil keputusan berikutnya apakah lanjut mengikuti rangkaian Grand Prix atau tidak. Ekspektasi saya cukup rendah. Saya sudah melakukan segalanya agar bisa tiba di sini dalam kondisi terbaik. Saya akan mencoba fokus berkendara dan melihat sejauh mana saya bisa bertahan," ujar Martin kepada DAZN.

Ia menambahkan bahwa pertaruhan besar menuju mahkota juara dunia menjadi alasan utama dirinya nekat mengaspal meski tubuhnya belum pulih 100 persen. "Saya berada di sini karena ada gelar juara dunia yang dipertaruhkan. Jika tidak ada yang dipertaruhkan, saya pasti sudah pulang ke rumah, memakai gips selama sebulan, dan mungkin baru kembali di Portimao—atau mungkin tidak sama sekali. Itu yang dikatakan tubuh saya. Kondisi saya jelas tidak prima, tetapi saya yakin bisa melangkah sejauh ini lalu melihat bagaimana kelanjutannya," tambahnya.

Kini seluruh perhatian tertuju pada sesi latihan bebas pertama di Sepang. Selain Martin, pembalap Trackhouse Racing, Raul Fernandez, juga berada dalam kondisi serupa dan harus melewati evaluasi medis seusai FP1 untuk menentukan kelanjutan partisipasinya akhir pekan ini. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Jorge Martin