LONDON — Merek legendaris asal Inggris, Phelon & Moore, kembali menggebrak pasar otomotif dunia dengan merilis skuter petualang terbarunya, Panthette X. Kehadiran motor ini membawa angin segar bagi para pencinta otomotif yang menginginkan perpaduan antara desain premium khas Eropa dengan ketangguhan ala motor petualang modern.
Secara visual, Panthette X tampil dengan aura yang mengingatkan publik pada Honda ADV, namun dengan sentuhan eksklusif yang jauh lebih kental. Phelon & Moore, yang memiliki sejarah panjang sejak 1904 dan pernah populer dengan lini mobil Panther, kini menghidupkan kembali warisan mereka melalui skuter yang berfokus pada detail kaya dan karakter kokoh.
Performa dan Pilihan Mesin
Panthette X hadir dalam tiga varian kapasitas mesin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengendara, yakni 125 cc, 250 cc, dan 300 cc. Seluruh varian telah mengadopsi standar emisi terbaru Euro 5+ dengan konfigurasi mesin satu silinder, empat katup, serta pendingin cairan.
Untuk varian tertinggi 300 cc, skuter ini mampu memuntahkan tenaga hingga 17,5 dk dengan torsi maksimal 25 Nm. Sementara varian 250 cc menyusul dengan tenaga 16,5 dk, yang dinilai sangat mumpuni untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Fitur Premium dan Kemampuan Jelajah
Keunggulan utama Panthette X terletak pada spesifikasi kaki-kakinya yang berkelas, yakni penggunaan suspensi depan upside down—sebuah fitur yang masih tergolong langka di segmen skuter petualang. Tak hanya itu, motor ini dibekali lampu depan bulat bergaya retro-modern, ban semi off-road, pelek jari-jari tubeless, serta pelindung mesin bull bar yang menegaskan identitasnya sebagai penjelajah segala medan.
Fitur penunjang kenyamanan pun berada di level papan atas, di antaranya:
Layar TFT 7 inci dengan konektivitas smartphone.
Sistem pengereman ABS untuk keamanan maksimal.
Handlebar dengan fitur pemanas (heated grip).
Visor yang dapat diatur (adjustable) dan hand guard standar.
Harga dan Segmentasi Pasar Di pasar Inggris
Panthette X dibanderol dengan harga mulai dari 5.490 poundsterling atau sekitar Rp123,8 juta. Harga ini jauh melampaui banderol skuter petualang kelas menengah asal Jepang seperti Honda ADV 160 di Indonesia yang berada di kisaran Rp37 hingga Rp41 juta.
Dengan harga tersebut, Phelon & Moore secara jelas membidik segmen konsumen mapan yang mengutamakan nilai prestise, teknologi canggih, dan desain unik yang tidak pasaran. Meski harus menghadapi persaingan harga yang ketat dengan pabrikan Jepang, Panthette X diprediksi akan menjadi ikon baru bagi mereka yang menganggap kendaraan sebagai bagian dari gaya hidup petualangan yang mewah. (*)
Editor : Indra Zakaria