Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Strategi Intimidasi Unik: Burung Pemakan Bangkai Himalaya Pamerkan 'Mata Palsu' Agar Terlihat Gahar

Indra Zakaria • Selasa, 17 Maret 2026 - 17:30 WIB

Burung pemakan bangkai Himalaya (Gyps himalayensis)
Burung pemakan bangkai Himalaya (Gyps himalayensis)

PROKAL.CO– Alam liar selalu menyimpan kejutan unik dalam urusan bertahan hidup. Salah satu fenomena menarik yang berhasil didokumentasikan oleh para pengamat burung adalah perilaku unik burung pemakan bangkai Himalaya (Gyps himalayensis) yang memamerkan "mata palsu" untuk terlihat lebih besar dan mengintimidasi.

Spesies burung pemakan bangkai yang agung ini memiliki mekanisme pertahanan diri yang cerdik. Di bagian belakang kepalanya, terdapat pola bulu kontras yang menyerupai sepasang mata besar berwarna gelap dengan lingkaran putih di sekelilingnya.

Saat merasa terancam atau ingin menegaskan dominasinya, burung ini akan menundukkan kepalanya, sehingga pola "mata palsu" tersebut menghadap ke depan. Efek visual ini menciptakan ilusi seolah-olah burung tersebut memiliki wajah yang jauh lebih besar dan tatapan yang mengerikan.

 

"Strategi intimidasi ini merupakan adaptasi evolusioner yang cerdik untuk menakuti predator atau pesaing di habitat pegunungan yang keras," ungkap seorang ahli ornitologi menanggapi perilaku unik ini.

Pertanyaannya, apakah strategi ini berhasil? Pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa "mata palsu" ini cukup efektif dalam mengejutkan dan membingungkan musuh, memberikan waktu bagi burung pemakan bangkai untuk melarikan diri atau mengambil posisi bertahan.

Himalayan Griffon, nama lain dari burung ini, adalah salah satu jenis burung pemakan bangkai terbesar di dunia dengan rentang sayap mencapai 3 meter. Pola "mata palsu" ini menjadi salah satu ciri khas yang membedakannya dari spesies burung pemakan bangkai lainnya dan menambah daftar panjang keajaiban adaptasi hewan di alam liar. (*)

Editor : Indra Zakaria