Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tragedi di Balik Hujan Deras: Seorang Pedagang Tewas Tertimpa Bangunan Roboh di Baru Tengah

Redaksi Prokal • 2026-02-09 08:20:00
Warga bersama petugas mengevakuasi jenazah pedagang yang tewas tertimpa bangunan roboh akibat hujan deras dan angin kencang di kawasan pesisir Balikpapan, Minggu (8/2/2026).
Warga bersama petugas mengevakuasi jenazah pedagang yang tewas tertimpa bangunan roboh akibat hujan deras dan angin kencang di kawasan pesisir Balikpapan, Minggu (8/2/2026).

 

BALIKPAPAN – Suasana sore di pesisir Balikpapan yang semula hanya dibasahi hujan berubah menjadi mencekam pada Minggu (8/2/2026). Seorang pedagang yang tengah berikhtiar mencari perlindungan dari cuaca buruk justru meregang nyawa setelah tertimpa rangka bangunan kayu yang ambruk diterjang angin kencang di Jalan 21 Januari, Gang Telaga Mas, Kelurahan Baru Tengah.

Insiden memilukan ini bermula saat korban, yang identitasnya belum diketahui secara pasti, memilih berteduh di bawah sebuah struktur bangunan nonpermanen. Cuaca ekstrem yang melanda kawasan tersebut membawa hembusan angin kencang yang seketika merubuhkan tiang-tiang kayu bangunan yang difungsikan sebagai gudang sementara. Tanpa sempat menyelamatkan diri, tubuh korban langsung tertimbun material kayu yang berat.

Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Kampung Baru, Kapten Laut (P) Komarudin, mengonfirmasi bahwa korban bukanlah warga sekitar maupun pemilik bangunan tersebut. Berdasarkan penelusuran di lapangan, korban murni merupakan orang luar yang hanya singgah untuk berteduh karena area bangunan yang terbuka dianggap cukup luas untuk berlindung dari derasnya air hujan.

Proses evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan dari Lanal Balikpapan, SAR, dan Basarnas berlangsung cukup dramatis. Petugas terpaksa menggunakan gergaji mesin untuk memotong balok-balok kayu besar yang menghimpit tubuh korban. Setelah berhasil dievakuasi, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dan segera diserahkan kepada pihak berwenang untuk penanganan medis dan administrasi lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi warga, terutama di kawasan pesisir, akan bahaya struktur bangunan nonpermanen saat cuaca ekstrem. Kecepatan angin yang tidak terduga dapat dengan mudah merobohkan konstruksi yang tidak kokoh, mengubah tempat berteduh menjadi ancaman yang mematikan.(*)

Editor : Indra Zakaria