Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Gerbang Kaltim Membludak: Ribuan Pemudik Banjiri Pelabuhan Semayang Balikpapan

Redaksi Prokal • Senin, 30 Maret 2026 - 18:30 WIB

Penumpang kapal Pelni turun di Pelabuhan Semayang Balikpapan saat puncak arus balik Lebaran 2026, didominasi pemudik dari Sulawesi dan Jawa.
Penumpang kapal Pelni turun di Pelabuhan Semayang Balikpapan saat puncak arus balik Lebaran 2026, didominasi pemudik dari Sulawesi dan Jawa.

BALIKPAPAN – Gelombang arus balik Lebaran 2026 benar-benar terasa di Kota Beriman. Pelabuhan Semayang Balikpapan menjadi saksi bisu lonjakan tajam kedatangan ribuan pemudik yang kembali dari kampung halaman. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mencatat, angka kedatangan penumpang melalui jalur laut kini jauh mendominasi dibandingkan arus keberangkatan, menandai puncak pergerakan masyarakat pasca-hari raya.

Kepadatan yang luar biasa mulai memuncak sejak Minggu (29/3) hingga Senin (30/3). Dalam kurun waktu satu hari saja, bersandarnya dua kapal penumpang utama Pelni langsung "menumpahkan" lebih dari tiga ribu jiwa ke daratan Balikpapan. Fenomena ini menegaskan posisi Balikpapan sebagai magnet ekonomi dan gerbang utama bagi para perantau di Kalimantan Timur.

Kepala Cabang Pelni Balikpapan, Ridwan Mandaliko, menguraikan rincian lonjakan tersebut. KM Bukit Siguntang yang tiba lebih awal membawa rombongan besar sebanyak 1.816 penumpang dari rute gemuk Sulawesi, yakni Makassar dan Parepare. Tak berselang lama pada sore harinya, giliran KM Dorolonda yang bersandar dengan mengangkut sekitar 1.396 penumpang dari Surabaya.

“Total penumpang yang tiba mencapai 3.212 orang dalam satu hari. Ini menunjukkan arus balik jauh lebih dominan dibandingkan arus mudik,” papar Ridwan, menegaskan besarnya volume kedatangan.

Data Pelni memperkirakan, secara akumulatif, total penumpang arus balik yang masuk melalui Pelabuhan Semayang selama periode Lebaran tahun ini akan menembus angka 10.000 hingga 11.000 orang. Angka fantastis ini diprediksi masih bisa bertambah mengingat jadwal kedatangan kapal-kapal lanjutan seperti KM Lambelu dan KM Dobonsolo dalam beberapa hari ke depan.

Meski menghadapi tekanan lonjakan penumpang yang masif, Pelni memastikan seluruh lini operasional di Pelabuhan Semayang tetap berjalan normal dan terkendali. Aspek keselamatan dan kenyamanan ribuan nyawa yang diangkut tetap menjadi prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar selama periode sibuk ini.

Kelancaran proses arus balik ini juga dirasakan langsung oleh para penumpang. Ajenun, salah satu pemudik asal Polewali Mandar yang hendak melanjutkan perjalanan ke Penajam Paser Utara, mengaku bersyukur perjalanan lautnya berlangsung tanpa kendala berarti. Situasi yang aman dan cuaca yang bersahabat membuat ribuan pemudik dapat kembali beraktivitas di Kalimantan Timur dengan tenang. (*)

Editor : Indra Zakaria