TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melaporkan capaian signifikan dalam penataan infrastruktur daerah. Sepanjang tahun 2025, total penanganan perbaikan jalan yang berhasil dituntaskan mencapai 170,987 kilometer. Langkah masif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memperlancar konektivitas antarwilayah serta mendukung mobilitas ekonomi masyarakat yang kian meningkat.
Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut melibatkan berbagai jenis konstruksi yang disesuaikan dengan kondisi geografis dan beban lalu lintas di lapangan. Rinciannya, pengaspalan jalan dilakukan sepanjang 26,59 kilometer, sementara penggunaan konstruksi beton atau rigid pavement mencapai 33,17 kilometer. Selain itu, porsi terbesar penanganan mencakup pekerjaan timbunan pilihan dan timbunan biasa yang totalnya melampaui 87 kilometer guna memperkuat fondasi jalan di berbagai titik.
Tidak hanya fokus pada badan jalan, DPUPR juga menuntaskan pembangunan infrastruktur penunjang sepanjang 24,17 kilometer. Infrastruktur ini meliputi saluran drainase, dinding penahan tanah (DPT), pasangan batu, hingga box culvert. Pembangunan fasilitas pendukung ini dinilai krusial untuk menjaga ketahanan jalan dari kerusakan akibat genangan air dan pergeseran kontur tanah, terutama di wilayah-wilayah rawan banjir.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan adalah urat nadi bagi pengembangan sektor unggulan daerah, khususnya pariwisata. Akses jalan yang mulus menuju destinasi wisata menjadi prioritas utama untuk menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara. Meskipun saat ini pemerintah daerah tengah menghadapi tantangan efisiensi anggaran, bupati memastikan bahwa pencarian solusi pembiayaan tetap berjalan agar pembangunan tidak mandek.
Keseriusan dalam membenahi aksesibilitas ini juga dibarengi dengan penguatan jalur udara, termasuk keberadaan penerbangan langsung ke Pulau Maratua yang kini sudah terealisasi. Bupati berharap sinergi antara infrastruktur jalan yang memadai dan kemudahan akses transportasi udara dapat memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Bumi Batiwakkal. Pemerintah berkomitmen agar seluruh fasilitas pendukung pariwisata dapat terpenuhi secara bertahap demi kesejahteraan masyarakat luas. (aja/arp)
Editor : Indra Zakaria