TANJUNG REDEB - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Berau menggelar pelatihan dasar PMI, yang dimulai Jumat (20/9) hingga Minggu (29/9) mendatang.
Pelatihan dengan tema “Pelatihan Dasar 120 Jam” ini diikuti 27 peserta, baik dari Berau maupun luar Berau.
Kepala Markas PMI Provinsi Kalimantan Timur, Mesdiono mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan diri para anggota PMI apabila suatu saat terjadi bencana. Menurutnya, selain fisik, mental juga harus terus diasah. Karena anggota PMI terlibat langsung dengan masyarakat terdampak bencana.
“Tidak hanya memberi teori saja, mereka juga akan mendapatkan simulasi lapangan apabila terjadi bencana. Mereka sangat antusias dan bersemangat sekali ketika pemateri memberikan pembekalan. Karena ini sangat berguna bagi mereka,” jelas Mesdiono.
Dikatakannya, PMI bukan hanya berurusan dengan donor darah saja. Tetapi, juga turun langsung ke lapangan, untuk membantu para korban. Karena itu, pembekalan yang dilakukan ini dipersiapkan untuk siap 24 jam.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Berau Agus Tantomo mengatakan, pelatihan ini juga berfungsi untuk saling menguatkan anggota PMI, serta masyarakat. Selain itu, juga meningkatkan keterampilan dan pengetahuan anggota.
“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh anggota PMI siap siaga apabila terjadi bencana. Tapi tentu kami tidak ingin ada bencana,” kata Agus Tantomo.
Agus mengatakan, beberapa anggota PMI Berau sudah pernah terjun langsung ke lokasi bencana. Seperti bencana yang terjadi di Palu. Pentingnya pelatihan ini, lanjut Agus, bagaimana cara memberikan pertolongan pertama kepada korban dengan tetap tenang dan tidak panik.
“Kalau panik, bisa-bisa yang ditolong tidak tertangani dengan baik dan benar,” ungkapnya.
Ia berharap agar kegiatan ini bisa dimanfaatkan oleh peserta dan dipraktekkan di lapangan untuk membantu sesama yang membutuhkan. “Saya harap para peserta benar-benar mempraktekkan materi yang telah diajarkan,” tutupnya. (*/hmd/adv/har)
Editor : uki-Berau Post