Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Likuiditas Perbankan Melimpah, Salurkan Pembiayaan Investasi dan Proyek

izak-Indra Zakaria • Jumat, 21 Agustus 2020 - 19:23 WIB
ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA – Likuiditas melimpah perbankan sangat dibutuhkan untuk menggerakkan perekonomian sektor riil. PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) dan PT Bank BNI Syariah ambil bagian melakukan pembiayaan investasi dan proyek agar industri kembali bergairah.

Mandiri Syariah bekerja sama dengan PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) dalam investasi pengadaan kapal. Direktur Utama PT Pertamina Trans Kontinental Nepos MT Pakpahan mengapresiasi dukungan dana dari Mandiri Syariah. Dana itu, ujar dia, akan dimanfaatkan untuk operasional perseroan. Rencananya, dana tersebut digunakan untuk investasi, yakni membeli 11 unit kapal harbour tug 3200 HP.

Kapal harbour tug adalah kapal yang berfungsi menarik atau mendorong kapal lainnya di pelabuhan, laut lepas, maupun sungai atau terusan. Kapal itu juga biasa digunakan untuk menarik tongkang, kapal rusak, dan peralatan lainnya. ”Pendanaan ini akan turut menggairahkan ekonomi. Khususnya pengadaan industri galangan kapal,” ungkapnya.

Direktur Wholesale Banking Mandiri Syariah Kusman Yandi berharap pendanaan berjangka waktu 5 tahun 6 bulan itu semakin menguatkan sinergi antargrup BUMN. Hingga Juli, kinerja Mandiri Syariah mencatatkan pertumbuhan pembiayaan 4,16 persen year-on-year. Dia menegaskan, pembiayaan dilakukan dengan strategi, mitigasi risiko, serta kualitas terjaga.

Sementara itu, BNI Syariah menyalurkan pembiayaan sindikasi dalam proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) Kali Angke, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), senilai Rp126 miliar. Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengungkapkan, pembiayaan tersebut bisa berkontribusi terhadap percepatan pembangunan infrastruktur air bersih. Khususnya bagi warga Tangsel.

Direktur Utama PT Tirta Tangsel Mandiri Denny Kadarwati menyatakan, pembangunan instalasi proyek SPAM Kali Angke tahap I ditargetkan mampu melayani 33 ribu sambungan rumah. Sementara itu, hingga kemarin (20/8), sudah 5.500 pelanggan individu dan equivalent 2.200 pelanggan besar yang mendaftar. ”Artinya, SPAM Kali Angke sudah menjangkau 35 persen kebutuhan air minum masyarakat Tangerang Selatan,” ucapnya. (han/c20/hep)

Editor : izak-Indra Zakaria
#perbankan