Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Destinasi Wisata Domestik masih Jadi Primadona Pelancong Dalam Negeri

izak-Indra Zakaria • Kamis, 28 Desember 2023 - 04:01 WIB
Pemandangan alam di kawasan Kintamani, Bali. Pulau Dewata masih menjadi salah satu destinasi favorit pada wisatawan (RianAlfianto/JawaPos.com)
Pemandangan alam di kawasan Kintamani, Bali. Pulau Dewata masih menjadi salah satu destinasi favorit pada wisatawan (RianAlfianto/JawaPos.com)

 Liburan akhir tahun menjadi salah satu momentum yang paling dinantikan oleh masyarakat Indonesia. Tak heran jika proses persiapan liburan juga dilakukan dari jauh hari. Berbagai pilihan destinasi dan akomodasi, baik lokal dan internasional, pun kerap melakukan berbagai pendekatan untuk memberikan layanan dan pengalaman berlibur terbaik bagi para wisatawan.

Untuk melihat bagaimana perilaku wisatawan Indonesia merencanakan liburan akhir tahun ini, Populix kembali mengeluarkan laporan tahunan yang berjudul “End of Year Vacation Plan Report 2023”. Eileen Kamtawijoyo, Co-Founder and COO Populix menjelaskan, ama seperti tahun-tahun sebelumnya, destinasi domestik masih menempati tujuan utama para wisatawan Indonesia untuk perjalanan liburan akhir tahun.

"Survei kami menunjukkan bahwa mayoritas responden memilih Bali, Bandung, dan Jogjakarta sebagai destinasi wisata akhir tahun mereka, dengan minggu terakhir bulan Desember diproyeksikan menjadi puncak aktivitas liburan," teramg Eileen di Jakarta, Rabu (27/12).

Dirinya melanjutkan, tingginya minat wisatawan untuk mengunjungi destinasi-destinasi dalam negeri ini tentunya berpotensi meningkatkan perekonomian di kota-kota tersebut. Hal ini harus dipersiapkan dengan baik oleh pemilik usaha lokal maupun pemerintah daerah dalam mempersiapkan lonjakan wisatawan pada akhir tahun, terlebih di tengah meningkatnya kasus Covid-19 beberapa minggu terakhir.

Dari hasil studi terlihat bahwa pada tahun 2023, 67 persen masyarakat Indonesia telah berencana untuk perjalanan liburan akhir tahun. Antusiasme responden terhadap destinasi dalam negeri masih tinggi dengan Bali (28 persen), Yogyakarta (28 persen), dan Bandung (26 persen) tetap menjadi kota favorit untuk berwisata.

Sementara itu, Jepang (22persen) menduduki destinasi mancanegara yang paling banyak diincar wisatawan Indonesia, disusul oleh Singapura (18persen), Korea Selatan (14persen), Malaysia (11persen) dan Thailand (10persen).

Responden juga dilaporkan sudah merencanakan untuk pergi berlibur di minggu ketiga bulan Desember, tetapi mayoritasnya (41 persen) akan pergi di minggu keempat bulan Desember. Untuk perjalanan liburan ini, 48 persen responden akan berlibur sekitar empat hari hingga seminggu, sementara 31 persen berencana melakukan perjalanan yang lebih singkat sekitar satu hingga tiga hari.

Untuk perjalanan akhir tahun ini, pesawat terbang (39 persen) menjadi pilihan moda transportasi mayoritas responden, diikuti dengan mobil pribadi (32), kereta api (23 persen), motor pribadi (22 persen), serta berbagai moda transportasi lainnya. Adapun maskapai yang dipilih oleh mayoritas responden untuk pergi berlibur yaitu Garuda Indonesia (53 persen), AirAsia (30 persen), Citilink (28 persen), Lion Air (27 persen), Batik Air (25 persen), Sriwijaya Air (13 persen), dan Super Air Jet (12 persen).

Mayoritas responden juga ditemukan menggunakan platform online (80 persen) untuk memesan maskapai penerbangan mereka, terutama pada platform Traveloka (62 persen) dan tiket.com (42 persen). Selain menjadi platform teratas untuk pemesanan maskapai penerbangan, Traveloka (66 persen) dan tiket (34 persen) juga menjadi platform favorit untuk memesan akomodasi selama liburan. Hal ini terlihat dari 82 persen responden yang mengatakan akan menggunakan platform online untuk pemesanan hotel.

Sementara dari segi finansial, ecara rata-rata, responden memiliki anggaran sekitar Rp 5 juta untuk berlibur. Hal ini mencerminkan masyarakat Indonesia yang semakin bijak dalam menyusun perencanaan anggaran liburan mereka. Laporan juga mengungkap bahwa masyarakat Indonesia memiliki kecenderungan untuk menghabiskan momentum akhir tahun dengan saudara, kerabat, atau pasangan.

Di sisi lain, keterbatasan anggaran menjadi tantangan signifikan bagi 16 persen responden yang tidak memiliki rencana perjalanan liburan akhir tahun. Meskipun demikian, mereka tetap memiliki rencana untuk menghabiskan momentum akhir tahun mereka sebaik mungkin, seperti menjelajahi wisata lokal (28 persen), mengadakan pesta perayaan akhir tahun di rumah (28 persen), pergi kuliner (16 persen), beribadah di rumah (12 persen), mengunjungi pelayanan ibadah di tempat umum (8 persen), staycation (8 persen), atau sekedar menikmati waktu berkualitas di rumah saja (18 persen). (*)

Editor : izak-Indra Zakaria