Tumbangkan Liverpool, Erik ten Hag: Performa Terbaik Kami Musim Ini, Amad Lupa Kartu Kuning Pertama
Indra Zakaria• Selasa, 19 Maret 2024 - 02:23 WIB
Amad Diallo merayakan gol dengan memamerkan jersey bernomor 16 miliknya.
Manchester United berhasil menumbangkan Liverpool dalam laga perempat final Piala FA, Minggu (17/3). MU menang dengan skor tipis 4-3. Kedua tim harus bertarung hingga babak extra time usai hanya mampu seri dengan skor 2-2 selama 90 menit. Ahmad Diallo menjadi pahlawan kemenangan Man United dengan mencetak gol dalam momen serangan balik di menit-menit terakhir pertandingan.
Di awal laga, MU berhasil unggul lebih dulu di menit 10 lewat gol McTominay. Pelatih MU, Erik ten Hag, menyebut bahwa 35 menit pertama merupakan momen timnya menunjukkan performa terbaik musim ini.
"Saya pikir 35 menit pertama merupakan performa terbaik yang saya lihat dari tim saya musim ini. Kami bermain sangat bagus, baik dengan bola maupun tanpa bola," puji Erik ten Hag usai pertandingan, dikutip dari laman resmi Manchester United.
Meski memuji anak asuhnya, Ten Hag juga mengakui performa timnya sempat menurun di beberapa momen dan Liverpool pun berhasil memanfaatkannya. Ia pun kemudian mengubah gaya permainan dan berhasil membalikkan keadaan.
"Setelah babak pertama, level kami menurun, dan anda melihat Liverpool adalah tim yang sangat bagus," ujar Erik ten Hag.
"Mereka mengambil alih, tapi kemudian, akhirnya, kami mengubah gaya bermain kami, sistemnya terutama, dan dari momen itu kami mengambil inisiatif, dan kami percaya, dan kami membuat peluang, dan kami mencetak gol," sambung sang pelatih.
Pelatih berkepala plontos itu menyebut bahwa anak asuhnya tangguh dan berhasil menunjukkan determinasi untuk memenangkan pertandingan ini. Sang pelatih pun mengaku bangga.
"Tentu saja, ini sangat fantastis dan tim menunjukkan ketangguhan dan determinasi untuk memenangkan pertandingan ini, dan kami telah mengalami begitu banyak kemunduran, jadi saya sangat bangga dengan tim ini," puji sang pelatih.
"Ini bisa menjadi momen di mana tim benar-benar bisa mendapatkan kepercayaan diri dan energi sehingga mereka bisa melakukan hal-hal luar biasa, dan saya pikir ketika anda bisa mengalahkan Liverpool dengan cara yang kami lakukan, anda bisa mengalahkan lawan mana pun," pungkas Ten Hag.
LUPA KARTU KUNING PERTAMA
Amad Diallo menjadi bintang dalam laga ini. Satu gol pemuda asal Pantai Gading ini menghempaskan Liverpool. Sayangnya, dia dikartu merah oleh wasit usai mencetak gol. Ya, Amad dikartu merah karena melepas jersey dalam merayakan gol. Tak terhindarkan, wasit mengganjar selebrasinya dengan kartu kuning kedua, yang berarti Diallo harus langsung keluar usai mencetak gol vital ini.
Reaksi eks pemain Atalanta tersebut menjelaskan semuanya. Dia kelihatan bingung karena lupa 6 menit sebelumnya mendapatkan kartu kuning pertama.
Diallo pun tak lama-lama berada di lapangan usai Brooks mencabut kartu dan langsung ngeloyor ke ruang ganti. Saat meninggalkan lapangan, pemain yang sempat memakai identitas Amad Traore ini menunjukkan gestur meminta maaf kepada fan di tribune.
Perasaannya campur aduk walau pada akhirnya didominasi kebanggaan karena sukses meloloskan Man United ke semifinal Piala FA. "Pertandingan yang hebat. Ini momen yang penting, jadi saya pikir ini gol terbaik dalam karier saya," katanya, dikutip BolaSport.com dari Daily Mail.
"Saya lupa kartu kuning pertama. Saya kecewa dengan hal itu, kartu merah." "Tapi hal terpenting adalah menang dan melawan tim besar seperti Liverpool adalah momen yang sangat hebat bagi saya," imbuhnya.
Pada babak semifinal, Manchester United akan menghadapi klub divisi 2 Liga Inggris, Coventry City. (*)