Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Skenario Juara Liga Inggris 2023/2024, City Diatas Angin Tapi Rawan Terpeleset Selisih Gol dari Arsenal

Moch. Rizky Pratama Putra • Minggu, 19 Mei 2024 - 00:07 WIB
JUARA: Arsenal masih berpeluang juara dan menyalip Manchester City di laga terakhir Liga Inggris musim ini. (Arsenal)
JUARA: Arsenal masih berpeluang juara dan menyalip Manchester City di laga terakhir Liga Inggris musim ini. (Arsenal)

Prokal.co - Persaingan menuju gelar juara Liga Inggris 2023/2024 semakin memanas. 

Manchester City dan Arsenal menjadi dua tim yang masih berpeluang mengunci gelar Liga Premier di pekan terakhir kompetisi. 

Kedua tim raksasa ini akan menjalani pertandingan krusial pada Minggu (19/5). Manchester City akan bertandang ke markas West Ham, sementara Arsenal akan berhadapan dengan Everton di Emirates Stadium.

Manchester City saat ini berada di atas angin dengan keunggulan dua poin atas Arsenal.

The Citizens memimpin klasemen sementara dengan koleksi 88 poin dari 37 laga, sementara The Gunners berada di posisi kedua dengan 86 poin dari jumlah pertandingan yang sama.

Meski demikian, situasi ini masih sangat dinamis dan berbagai skenario bisa terjadi pada pekan terakhir yang menentukan.

Manchester City memiliki kendali penuh atas nasib mereka sendiri. Ada beberapa skenario yang bisa memastikan mereka mengangkat trofi Liga Premier musim ini.

Skenario pertama adalah kemenangan atas West Ham. Jika pasukan Pep Guardiola berhasil meraih tiga poin di pertandingan terakhir mereka, maka gelar juara akan menjadi milik mereka tanpa perlu memperhatikan hasil pertandingan Arsenal melawan Everton.

Namun, Manchester City masih bisa mengamankan gelar meski hasil melawan West Ham tidak sempurna, asalkan Arsenal gagal menang melawan Everton.

Jika Arsenal hanya mampu meraih hasil imbang atau bahkan kalah, Man City akan tetap menjadi juara terlepas dari hasil pertandingan mereka sendiri.

Di sisi lain, Arsenal harus mengharapkan skenario yang sedikit lebih rumit untuk bisa mengamankan gelar Liga Premier musim ini.

Satu-satunya cara bagi The Gunners untuk menjaga peluang juara adalah dengan meraih kemenangan atas Everton dan berharap Manchester City tidak berhasil menang melawan West Ham.

Jika City hanya bermain imbang atau kalah, dan Arsenal berhasil menang, maka tim asuhan Mikel Arteta akan keluar sebagai juara.

Namun, jika Arsenal gagal meraih kemenangan melawan Everton, mereka harus rela menyerahkan gelar kepada Manchester City.

Hasil imbang atau kekalahan bagi Arsenal di laga terakhir akan memastikan trofi Liga Premier jatuh ke tangan The Citizens.

Selain skenario poin, ada juga kemungkinan gelar juara ditentukan oleh selisih gol. Saat ini, Arsenal memiliki selisih gol +61, sedikit lebih baik dibandingkan dengan Manchester City yang memiliki selisih gol +60.

Jika pada pertandingan terakhir Manchester City bermain imbang dengan West Ham dan Arsenal berhasil menang melawan Everton, maka kedua tim akan memiliki poin yang sama.

Dalam kondisi tersebut, selisih gol akan menjadi faktor penentu. Jika Arsenal menang dengan margin yang cukup untuk mempertahankan atau meningkatkan selisih gol mereka di atas Manchester City, maka gelar juara akan jatuh ke tangan The Gunners.

Misalnya, jika Man City bermain imbang 1-1 melawan West Ham, Arsenal hanya perlu menang dengan selisih satu gol untuk unggul dalam selisih gol.

Manchester City berada di posisi yang lebih diunggulkan mengingat mereka hanya perlu memastikan kemenangan di laga terakhir.

Namun, tekanan besar masih ada karena hasil imbang atau kekalahan bisa membuka peluang bagi Arsenal.

The Citizens harus tetap waspada karena West Ham bukanlah lawan yang mudah. Tim asuhan David Moyes ini terkenal dengan gaya permainan yang keras dan mampu memberikan perlawanan sengit.

Di sisi lain, Arsenal juga harus menunjukkan performa terbaik mereka melawan Everton.

The Gunners harus mengerahkan segala daya upaya untuk memastikan kemenangan dan memberikan tekanan maksimal kepada Manchester City.

Everton, meski tidak sekuat tim-tim papan atas, tetap bisa menjadi ancaman jika tidak diwaspadai.

Editor : Indra Zakaria