Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Rawan Aktivitas Negatif, Penerangan Wisata Mangrove Berbas Pantai Bontang Jadi Sorotan

Redaksi Prokal • 2026-02-01 09:33:10
Wisata Mangrove Berbas Pantai.
Wisata Mangrove Berbas Pantai.

PROKAL.CO, BONTANG– Kondisi minimnya penerangan di kawasan wisata Mangrove Berbas Pantai mulai memicu kekhawatiran masyarakat. Kurangnya cahaya saat sore hingga menjelang petang dinilai mengganggu rasa aman pengunjung dan berpotensi memicu aktivitas negatif serta tindak kejahatan di area wisata tersebut.

Salah seorang pengunjung, Andi Muhammad Awaluddin Alhaq, mengungkapkan bahwa sejumlah lampu di area jembatan panjang saat ini tidak berfungsi. Di beberapa titik lain, fasilitas penerangan bahkan hampir tidak tersedia sama sekali. Kondisi ini membuat kawasan mangrove terasa mencekam saat hari mulai gelap, sehingga tidak lagi ramah bagi pengunjung keluarga maupun anak-anak. Andi juga menyoroti adanya pengunjung yang kerap bertahan di lokasi hingga melewati jam operasional, yang tanpa pengawasan memadai, dapat disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Eko Mashudi, menjelaskan bahwa persoalan utama bukan pada ketiadaan fasilitas, melainkan ulah oknum tidak bertanggung jawab. Menurutnya, pemerintah telah memasang lampu di area tersebut, namun instalasi kabelnya berulang kali menjadi sasaran pencurian.

Pihak Dispopar menegaskan bahwa jam operasional resmi wisata Mangrove Berbas Pantai dibatasi hanya sampai pukul 19.00 WITA. Untuk memperketat keamanan, saat ini telah dipasang kamera pengawas (CCTV) di titik-titik strategis dan menempatkan petugas penjaga di lokasi.

Sebagai langkah jangka panjang, Eko memastikan pihaknya akan segera membenahi sistem penerangan yang rusak. Selain itu, Dispopar berencana menambah personel pengawas melalui skema tenaga alih daya (outsourcing) guna memastikan kawasan wisata tetap kondusif, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang berkunjung.(*)

Editor : Indra Zakaria