BOSAN dengan Instagram story yang gitu-gitu aja? Have you try to improve your story to the next level? Well, tiga kreator Instastory art ini berhasil membuktikannya loh. Yap, mereka menyulap fitur-fitur pada Instastory menjadi sebuah karya seni. Penasaran? Kenalan dulu yuk! (nen/c14/may)
Meraup Untung dari Stiker Instastory
Smaradinda, @snapgram.art
Siapa sangka kalau fitur Instastory bisa jadi ladang penghasilan? Yap, let’s meet Smaradinda! Dengan kreatif, dia berhasil menyulap Instagram story jadi karya seni yang keren. ’’Awalnya, saat stuck mengerjakan skripsi dan lagi galau, saya iseng posting lagu di Instastory. Sama kayak orang pada umumnya, tampilan layar hitam dengan backsound lagu. Tapi, kemudian aku kurang sreg karena tampilannya biasa banget,’’ kisah Dinda kepada Zetizen.
Dinda mulai mengkreasikan stiker pada Instastory-nya. Nggak disangka, responnya justru positif. ’’Habis itu, mulai bikin ilustrasi wajah dari stiker di Instastory. Teman-teman pun mengapresiasi karya saya. Yang awalnya minta dibuatkan snapgram gratis, sampai ada yang minta order buat hadiah wisuda atau ulang tahun,’’ kenang Dinda.
Ketika itu orderan emang datang dari kalangan teman aja. Namun, semua berubah ketika dia mengikuti kompetisi #ArtofRachelVennya. ’’Rachel mengapresiasi dan nge-repost posting-an saya di Instastory-nya. Dari situ mulai banyak yang nge-follow akun @snapgram.art dan orderan makin banyak,’’ tutur Dinda. Dia bersyukur dengan apa yang diraihnya sampai saat ini karena nggak pernah menduga keisengannya jadi ladang penghasilan.
Dikenal berkat Chat Bubble Stories
Khairina Diar, @khairinadiar
Sering ngelihat tampilan chat dengan background yang nggak biasa? Well, kenalan yuk sama salah seorang pencetusnya, Khairina Diar. ’’Aku termasuk sering membagikan isi chat yang manis dan lucu di Instastory, tapi pengin membuatnya lebih menarik dan beda dengan orang pada umumnya,’’ kenang Irin, sapaannya.
Saat awal memulai, dia membuat secara manual dengan Photoshop di laptop. Lama-kelamaan, dia menyadari bahwa fitur di smartphone juga nggak kalah. Akhirnya, pada Agustus 2018, Irin mulai mencoba mengeksplorasi aplikasi di gadgetnya. ’’Dari sinilah, aku lebih rajin posting chat bubble stories, shout out DM, dan tweet berlatar,’’ jelas Irin.
Aplikasi yang digunakan cukup beragam seperti Magic Eraser, Phonto, Unfold, InShot, dan iMovie yang bisa diunduh dengan gratis di AppStore maupun Google PlayStore.
Karya-karyanya di-repost akun-akun lain sehingga namanya makin melambung. Irin nggak segan-segan membagikan ilmunya kepada semua orang. IG TV-nya pun berisi tutorial membuat story unik yang bisa diikuti semua orang dengan mudah. ’’Ketika ada pesan yang ingin kusampaikan atau lagi happening, aku sengaja membuat chat bubble stories yang sesuai keadaanku,’’ terang Irin. Yep, nggak cuma bisa curhat, tapi juga bisa menyampaikannya dengan unik dan kreatif ya!
Memaksimalkan Fitur Instagram Story
Mada Riyanhadi @madariyanhadi
Sebelum Instagram story diluncurkan, aplikasi Snapchat dikenal. Apalagi, pada awal perilisannya, fitur Instastory belum sekaya dan sekreatif sekarang. Sampai akhirnya, pada pengujung 2017, munculah ide dengan nama creative Instagram story atau konten-konten interaktif, informatif, dan kreatif di platform tersebut. ’’Akhirnya, pada pertengahan 2018, ide lebih baru muncul. Yakni, #MadeWithStories atau membuat konten kreatif hanya menggunakan fitur basic Instagram story berupa menonjolkan tipografi,’’ kenang Mada.
Saat itu dia terinspirasi dengan desain di Apple. Sebab, Apple memiliki karakter desain yang kuat dalam tipografinya. Mada lantas melakukan adaptasi dengan membuat karya sesuai style-nya. Mada mengungkapkan bahwa sebagian besar karyanya dibuat dengan smartphone. Tapi, ada pula yang dibikin di PC. ’’Karena smartphone saat ini udah mendukung berbagai macam aplikasi yang bisa kita optimalkan untuk membikin konten yang kreatif di Instagram story,’’ ungkapnya.
Karya-karyanya nggak hanya dinikmati sendiri. Sebab, Mada juga kerap berbagi dengan followers-nya. ’’Banyak hal yang saya dapatkan, baik secara materi maupun nonmateri,’’ terangnya. Mulai mengenal banyak orang, menambah relasi, hingga menginspirasi orang sekitar. ’’Untuk teman-teman yang mau mengikuti jejak saya, jangan berhenti berinovasi dan selalu update dengan tren terkini,’’ tandas Mada.
Editor : wahyu-Wahyu KP