Di tengah aktivitas dan kesibukan yang berjalan dengan cepat ini, banyak orang mengabaikan sarapan karena terburu-buru memulai hari.
Namun perlu diingat, bahwa sarapan adalah hal yang sangat penting untuk menutrisi tubuh.
Dengan sarapan, kita akan mendapatkan energi dan nutrisi yang diperlukan untuk memulai hari dengan penuh semangat.
Namun perlu diketahui, tidak semua jenis sarapan memberikan manfaat yang sama.
Dilansir dari media Times food, Senin (6/11), berikut jenis-jenis makanan yang tidak disarankan untuk dikonsumsi saat sarapan dan memulai hari Anda.
1. Sereal manis
Menurut sebuah studi tahun 2018, menu sarapan sereal manis dapat berdampak negatif pada kadar gula darah dan insulin.
Gula tambahan tidak hanya menyebabkan penambahan berat badan, peningkatan risiko diabetes, dan tingkat tekanan darah yang lebih tinggi, tetapi jumlah gula yang lebih besar di pagi hari yang dapat memiliki efek yang bertahan lama sepanjang hari.
Sereal manis umumnya tidak tahan lama karena mengandung banyak gula dan sedikit protein. Gula ini dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah dan menyebabkan perubahan mood dan rasa lapar saat insulin mulai bekerja.
Sebagai gantinya, pilihlah sereal gandum tanpa tambahan gula dan tambahkan buah-buahan segar untuk menambah rasa manis.
2. Kue kering dan donat
Kue kering dan donat umumnya mengandung banyak gula rafinasi dan lemak tidak sehat yang membuatnya menjadi pilihan sarapan yang buruk.
Kandungan gula yang tinggi dalam makanan manis ini dapat menyebabkan lonjakan darah yang cepat, diikuti oleh penurunan gula darah yang dapat menyebabkan kelelahan dan lapar.
3. Bar protein sarapan
Walaupun ada bar/batangan sarapan yang diiklankan sebagai opsi sehat, namun sebenarnya sebagian besar hanya camilan manis yang terlihat sehat. makanan tersebut cenderung mengandung gula tinggi, bahan tambahan buatan, serta sedikit serat atau protein.
Penting untuk membaca label dahulu dengan teliti sebelum membeli. Pilihlah bar/batangan yang rendah gula dan mengandung banyak biji-bijian, kacang-kacangan, serta bahan alami untuk memberikan rasa kenyang dan energi yang tahan lama.
4. Sandwich
Menurut beberapa sumber, sandwich mengandung lemak dan natrium tidak sehat. Makanan olahan seperti sandwich meningkatkan jumlah natrium yang dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah, dimana menjadi penyebab banyak orang menderita penyakit jantung dan stroke.
5. Daging olahan
Beberapa jenis daging olahan seperti daging asap, sosis keju, dan nugget ayam sebaiknya dihindari saat sarapan.
Daging olahan mengandung banyak garam dan bahan pengawet yang dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit jantung. Oleh karena itu, sebaiknya hindari mengonsumsi daging olahan saat sarapan.
6. Mie instan
Mie instan sebaiknya dihindari saat sarapan karena mengandung banyak garam dan bahan pengawet yang dapat meningkatkan risiko terhadap penykit jantung.
Selain itu, bumbu mie instan mengandung lemak jenuh yang tidak baik untuk kesehatan. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari mengonsumsi mie instan saat sarapan.
7. Nasi goreng
Menurut beberapa sumber, nasi goreng sebaiknya dihindari saat sarapan karena mengandung banyak lemak dan kalori yang dapat membuat perut kembung dan tidak nyaman. Selain itu, nasi goreng juga cenderung diolah dengan metode masak yang rendah lemak.
Tidak hanya nasi yang digoreng, namun lauk hewani juga umumnya digoreng agar sama praktisnya. Belum lagi, nasi goreng juga sering disajikan dengan makana pendamping, contohnya kerupuk yang juga digoreng. Hal ini tentu membuat asupan lemak dalam tubuh menjadi lebih banyak di awal hari
Sebagai alternatif, cobalah memilih makanan yang lebih sehat untuk sarapan seperti telur, oatmeal, atau roti panggang gandum dengan selai. Makanan-makanan ini mengandung nutrisi penting seperti protein, serat, dan karbohidrat kompleks yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan memberikan energi yang dibutuhkan untuk memulai hari.(*)