SAMARINDA - Setelah dilakukan penyemprotan disinfektan di SD 002, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, beberapa waktu lalu, tim relewan kembali melakukan kegiatan antisipasi penyebaran penyakit.
Namun kali ini yang dilakukan adalah fogging atau pengasapan sebagai antisipasi Demam Berdarah Dengue (DBD). Fogging dilakukan tujuh personel dari satuan Relawan Taruna Samarinda (RTS) menggunakan dua alat fogging, Jumat (25/2) dimulai sekitar pukul 16.00 Wita.
“Fogging lakukan setelah para murid pulang. Ini dilakukan setelah adanya permintaan sekolah antisipasi DBD di musim tidak menentu ini. Terlebih sekolah ini telah melakukan proses belajar tatap muka bagi muridnya,” kata ketua RTS, Budiono.
Seluruh ruang kelas berlantai dua, halaman serta pagar sekolah tak luput dari sasaran fogging. Bahkan area kantin hingga perpustakaan serta ruang guru juga jadi sasaran.
Sementara itu, salah seorang guru SD 002 Samarinda Kota, Asih menjelaskan, selain fogging pihaknya mengajak orang tua murid untuk selalu menjaga lingkungan dan kebersihan. DBD sama bahayanya dengan virus korona karena dapat mematikan.
Fogging sebagai bentuk antisipasi DBD, terlebih sekolahnya tengah melakukan PTM. “Semoga kita semua bisa terbebas dari virus korona juga demam berdarah,” kata Asih. (kis/rin/kpg/kri)
Editor : izak-Indra Zakaria