Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dua TPS di KTT Rawan Keamanan, Perbanyak Personel TNI/Polri di TPS Rawan

Azwar Halim • Rabu, 14 Februari 2024 - 20:00 WIB
AMANKAN PEMILU: Kapolres Tana Tidung AKBP Didik Purwanto, S.I.K, bersama Dandim 0914/TNT Letkol Inf Abdul Rizka Fitrawan, S.I.P mengecek kesiapan perlengkapan personel pengamanan TPS.
AMANKAN PEMILU: Kapolres Tana Tidung AKBP Didik Purwanto, S.I.K, bersama Dandim 0914/TNT Letkol Inf Abdul Rizka Fitrawan, S.I.P mengecek kesiapan perlengkapan personel pengamanan TPS.

 

Polres Tana Tidung mengerahkan 115 personel untuk mengamankan jalan pemungutan suara pemilihan umum (Pemilu) Presiden, DPD hingga DPRD Kabupaten Tana Tidung pada 14 Februari nanti.

Untuk kegiatan ini Polres Tana Tidung mendapat pasukan bawah kendali operasi (BKO) dari Polda Kaltara 43 personel. Dimana personel akan ditugas di 84 TPS yang ada di Bumi Upun Taka.

Satu TPS bisa dijaga dua, tiga bahkan empat personel sesuai dengan tingkat kerawanan yang telah diatur pola pengamanannya oleh Mabes Polri.
Hal itu diketahui pada kegiatan apel pengecekan kesiapan personel pengamanan TPS dan pelepasan pengamanan TPS yang berlangsung di halaman Mako Polres Tana Tidung, Minggu (11/2) bersama Kodim 0914/TNT.

Dalam kesempatan ini Kapolres Tana Tidung AKBP Didik Purwanto, S.I.K., bersama Dandim 09014/TNT Letkol Inf Abdul Rizka Fitrawan, S.I.P., melepas sekaligus mengecek kesiapan kelengkapan perorangan guna pengamanan TPS. 

Dalam arahannya, Kapolres Tana Tidung menekankan soliditas dan solidaritas antara TNI dan Polri dalam mengamankan jalannya pesta demokrasi di kabupaten termuda di Kaltara.

“Menjaga netralitas, dan menjaga kesehatan agar tetap bugar dalam menjalankan tugas sehari hari,” pesan Kapolres. Yang tak kalah penting, sambung Kapolres, jaga koordinasi yang baik dengan penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan dan KPU Tana Tidung.

“Selalu berkoordinasi dengan panwascam dan KPU Tana Tidung,” kata Kapolres.
Sementara Dandim 0914/TNT TNT Letkol Inf Abdul Rizka Fitrawan, S.I.P mengungkapkan jumlah personel yang diturunkan sebanyak 50 ditambah cadangan 25 personel BKO dari Batalyon Infanteri 614/Raja Pandita Malinau.

“Untuk pengamanan kita rencanakan untuk di tiga kecamatan dengan daerah pemilih besar pada tiap TPS akan ditempatkan dua personel, termasuk TPS yang diklasifikasi rawan terjadi konflik,” sebut Dandim.

Sementara TPS yang relatif aman, sambung Dandim, akan didukung satu personel dan berkolaborasi dengan Polri dan Linmas.
Terlepas dari itu, Dandim mengimbau masyarakat tetap menjaga keharmonisan antar sesama masyarakat walaupun berbeda pilihan demi persatuan dan kesatuan bangsa di pemilu 2024 ini.

“Dari kami TNI sebagai pengawal demokrasi menuju pemilu 2024 yang damai,” singkat Letkol Inf. Abdul Rizka Fitrawan.

BAWASLU KALTARA PETAKAN KERAWANAN TPS

Sementara berdasarkan pemetaan yang dilakukan Bawaslu Provinsi kaltara, dua TPS di Tana Tidung memiliki kerawanan keamanan, 1 TPS memiliki riwayat terjadi kekerasan, dan 1 TPS memiliki riwayat rejadi intimidasi terhadap penyelenggara pemilu.

Sementara kerawanan hak pilih terdapat 53 TPS yang terdapat pemilih DPT yang sudah tidak memenuhi syarat, 74 TPS yang terdapat pemilih tambahan, 23 TPS yang terdapat potensi pemilih memenuhi syarat namun tidak terdaftar di DPT dan 13 TPS yang terdapat KPPS yang merupakan pemilih di luar domisili TPS tempat bertugas.
Kemudian untuk netralitas terdapat 1 TPS yang terdapat ASN, TNI, Polri kades dan perangkat desa melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu.

Sementara untuk lokasi TPS terdapat 3 TPS yang rawan bencana, 6 TPS yang dekat dengan lembaga pendidikan yang siswanya berpotensi memiliki hak pilih, 4 TPS dekat dengan wilayah kerja, 7 TPS yang dekat dengan posko atau rumah tim kampanye peserta pemilu, 4 TPS di lokasi khusus.

Lalu untuk kerawanan logistik terdapat 3 TPS yang memiliki riwayat kerusakan logistik atau kelengkapan pemungutan suara saat pemilu, 2 TPS memiliki kekurangan atau kelebihan bahkan tidak tersedia logistik saat pemilu, 2 TPS memiliki riwayat kasus tertukarnya surat suara saat pemilu.

Untuk kerawanan jaringan dan listrik terdapat di 12 TPS yang mengalami kendala jaringan di TPS dan 5 TPS yang terdapat kendala jaringan listrik. (ana)

 

 
Editor : Indra Zakaria
#Pemilu 2024