Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Takut Kelas Roboh, Siswa Belajar di Perpus

izak-Indra Zakaria • Jumat, 14 April 2023 - 22:28 WIB
NYARIS ROBOH: Kondisi SDN 14 Trans Sukabaru, Kecamatan Pulau Maya, Kayong Utara yang nyaris roboh. IST
NYARIS ROBOH: Kondisi SDN 14 Trans Sukabaru, Kecamatan Pulau Maya, Kayong Utara yang nyaris roboh. IST

Para siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 14 Trans Sukabaru, Kecamatan Pulau Maya harus belajar dengan rasa was-was. Pasalnya gedung sekolah tempat mereka menimba ilmu sudah sangat tak layak dan rawan roboh. Keadaan ini diungkapkan salah satu guru SDN 14 Tri Handayani. Menurutnya, ketika hujan disertai angin sebagian siswa terpaksa harus dipindahkan ke ruang perpustakaan.

“Kalau ada angin kencang, dan gerimis, jadi bangunan sekolah kami itu kan udah lama, kayu-kayu juga banyak yang rapuh, jadi makanya kami evakuasi anak-anak ke perpustakaan karena perpustakaan bangunan baru. Guru guru itu takut bangunan roboh, jadi anak-anak kami evakuasi ke perpustakaan,” terang Tri Handayani.

Guru yang mengajar kelas VI ini juga menambahkan, evakuasi siswa ke gedung perpustakaan ini bukan baru kali pertama dilakukan oleh para guru. Diaukui Tri, bangunan tersebut sangat tak layak, namun tak ada pilihan. “Guru-guru jalan jak sudah goyang, apalagi anak-anak lari -lari, papan papan pun banyak yang rapuh juga. nah karna sebab itulah ada angin kencang kami takut bangunan itu roboh, makanya kami evakuasi siswa ke perpustakaan, setiap angin kencang dan hujan pasti siswa kami pindahkan,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang ia dapat, di tahun 2023 ini di sekolah tempat ia mengajar, SDN 14 akan ada penambahan gedung baru. “kata dinas terkait, tahun ini dapat jatah pembangunan, bangun baru. Mudah-mudahan segera terealisasi, karena kami pun sangat menunggu” tutupnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara Rahadi Usman saat dikonfrimasi mengatakan bahwa saat ini aset sekolah SDN 14 Trans Sukabaru, Kecamatan Pulau Maya masih milik Kementerian Transmigrasi, belum ada penyerahan ke Kabupaten Kayong Utara. “SDN 14 sampai hari ini asetnya Transmigrasi, makanya kita Dinas Pendidikan tidak bisa membantu. Kalau masalah tenaga kami tetap bantu,” ungkap Rahadi.

Rahadi mengaku, Pemda Kayong Utara siap membantu melakukan renovasi, asal penyerahan aset sudah dilakukan, sehingga dasar pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan untuk melalukan renovasi sudah sesuai aturan. “Kalau sudah diserahkan ke kita (asetnya) , kita kabupaten melalui dinas pendidikan siap membantu, baik tenaga, maupun sarana, dan prasarana,” tuturnya.

Terkait gedung perpustakaan yang baru saja di bangun Dinas Pendidikan di SDN 14 Trans Sukabaru, Rahadi mengaku, bahwa aset kepemilikan lahan sudah diserahkan ke pemerintah daerah. Namun untuk bangunan sekolah lama belum diserahkan asetnya, sehingga tidak bisa dilakukan renovasi di bangunan lama. “Itu lahannya sudah diserahkan ke kita. Namun bangunan (lama) belum diserahkan ke kita,” terangnya. (dan)

Editor : izak-Indra Zakaria