Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Rabies di Kalbar Menggila, Ada Ribuan Kasus dan Empat Orang Meninggal di Tahun Ini

Syahriani Siregar • Minggu, 5 Mei 2024 - 17:30 WIB
ilustrasi anjing galak
ilustrasi anjing galak

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Barat (Kabar) mencatat sebanyak 1.561 kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) yang terjadi di wilayah Kalbar selama tahun 2024 (Januari-April).

Terkait angka tersebut, Kepala Dinkes Kalbar Erna Yulianti mengungkapkan, beberapa wilayah dengan kasus tertinggi terjadi di Kabupaten Landak, Sanggau, Bengkayang, Ketapang, dan Kota Singkawang.  “Dari jumlah kasus yang kami terima, tercatat ada empat kasus kematian yang dilaporkan disebabkan oleh hewan penular rabies. Rinciannya, tiga kasus kematian di Kabupaten Landak, dan satu lainnya di Kabupaten Mempawah,” jelas Erna, Jumat (3/5).

Erna juga menjelaskan berdasarkan penyelidikan epidemiologi dari keempat kasus kematian yang ditengarai akibat penularan rabies tersebut, terdapat fakta bahwa keempat pasien tersebut datang ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dalam keadaan sudah parah. 

Terlebih, sambungnya, keempat pasien tersebut sebelumnya tidak melaporkan kejadian kasus GHPR ke fasyankes maupun aparatur desa setempat. “Karena mereka menganggap gigitan yang dialami merupakan gigitan biasa,” ucapnya.

Berkaca dari hal tersebut, dirinya meminta masyarakat untuk lebih peka. Apabila ada keluarga maupun kerabat yang digigit hewan berpotensi menularkan rabies, seperti anjing, kucing, dan kera, hendaknya segera melapor ke fasyankes atau aparat desa setempat.

Hal ini diperlukan agar korban yang digigit hewan berpotensi menularkan rabies bisa ditangani sesuai tatalaksana medis yang semestinya.

“Begitu pula bagi pemilik hewan yang berpotensi menularkan rabies harus segera melaporkan hewan peliharaannya ke dinas peternakan setempat untuk dilakukan investigasi terhadap hewan tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan hewan tersebut terjangkit rabies atau tidak,” paparnya. 

Di samping itu, Erna juga menjelaskan beberapa gejala hewan yang terindikasi menularkan rabies. Pada umumnya, hewan terjangkit rabies akan lebih progresif, mata kemerahan, air liur berlebihan, dan hewan tersebut takut terhadap matahari, dan takut terhadap air.

Sementara untuk gejala umum yang timbul pada manusia yang terinfeksi rabies, biasanya demam, mual, rasa nyeri atau terbakar pada area gigitan, nyeri tenggorokan, takut terhadap matahari, dan air, serta mengeluarkan air liur yang berlebihan. 

"Gejala-gejala tersebut yang harus diwaspadai, terhadap gejala yang timbul terhadap anjing peliharaan atau anjing yang ditemukan di wilayah atau lingkungan tempat tinggal,” pesannya.

Sementara untuk penanganan dini terhadap gigitan hewan berpotensi menular rabies ini, Erna menyarankan agar melakukan langkah pertama dengan mencuci bekas luka gigitan selama 15 menit menggunakan air mengalir dengan sabun. Kemudian, segera laporkan kejadian GHPR ke fasyankes terdekat.

Dengan demikian, petugas kesehatan bisa berkoordinasi dengan aparat desa maupun pihak pemerintah kabupaten/kota agar pasien mendapat penanganan, dan diberikan Vaksin Anti Rabies (VAR). “Dan untuk VAR ini sudah kami terapkan, dengan data keseluruhan yang sudah mendapatkan suntikan vaksin sebanyak 1.414 kasus,” terangnya.  

Untuk stok VAR sendiri, Erna membeberkan bahwa Dinas Kesehatan Kalbar memiliki stok vaksin sebanyak 5.267 vial. Jumlah yang sudah didistribusikan ke kabupaten/kota sebanyak 3.717 vial. “Untuk pendistribusian VAR ini kami salurkan sesuai dengan permintaan yang diajukan oleh kabupaten/kota ke Dinkes Kalbar,” lanjutnya.

Lebih jauh terkait kasus GHPR, Erna juga memastikan Dinkes Kalbar terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).Terutama dalam upaya pemberian edukasi, melakukan promosi kesehatan lebih aktif, dan juga distribusi VAR dari Kemenkes. “Kami juga terus melakukan upaya untuk pencegahan, dan pengendalian terkait kasus gigitan hewan penular rabies ini,” pungkasnya. (bar)

 

 
 
 
Editor : Indra Zakaria
#rabies