MARTAPURA – Sebanyak 18 pedagang makanan harus lebih bersabar. Pemanfaatan Pasar Kuliner Martapura yang berada di belakang Kompleks pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) kembali molor. Sedianya, pusat jajanan khas Martapura akhir Januari, kenyataanya diundur ke Februari.
Padahal, pusat jajanan makanan yang berada di Jalan Sukaramai telah selesai Desember 2018 lalu. Bahkan, proyek fisik telah ditinjau Bupati Banjar H Khalilurrahman, perintahnya saat itu segera difungsikan agar pedagang segera pindah ke lokasi baru.
Proyek rehabilitasi pasar kuliner dilaksanakan dua tahap dengan anggaran Rp3.5 miliar. Pertama, pasar kuliner sepanjang 32 meter dan lebar 12 meter diisi oleh 18 pedagang. Tahap kedua kembali merehab fasilitas serupa di sebelah pasar kuliner saat ini, dan mempunyai daya tampung keseluruhan pedagang sebanyak 48 orang.
“Tahap awal selesai, kami fungsikan pada Februari. Tahapan peralihan pedagang terus berproses. Tim terus menyusun hak dan kewajiban untuk menempati pasar kuliner dan melakukan negoisasi kepada pedagang,” kata Direktur Perusahaan Daerah Pasar Bauntung Batuah Rusdiansyah melalui sambungan telepon, Jumat (25/1/2019) siang.
Dikatakan Rusdiansyah, pasar kuliner tetap diisi oleh pedagang yang sebelumnya berjualan di tempat semula sebelum direlokasi. Karena belum difungsikan, pedagang makanan tetap berada di lokasi terpisah, kendati tidak jauh dari pasar kuliner, yaitu Pasar Kayu Tangi.
“Kami prioritaskan pedagang lama, tapi jika tidak bersedia, maka kita tawarkan ke pedagang yang berminat mengisi pasar baru itu,”ucapnya.
Sementara untuk kepastian kapan akan dibangun pasar kuliner tahap ke-2, Rusdiansyah mengaku belum mengetahuinya. Pasalnya, seluruh proses pembangunan dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar. kabar yang sempat didengar, proyek pasar kuliner tahap kedua tetap dilaksanakan tahun 2019 ini juga.(mam/ema)
Editor : berry-Beri Mardiansyah