BATULICIN - Ribuan jemaah menghadiri acara Tanah Bumbu Bersalawat di Masjid Agung Al-Falah Batulicin, Minggu (29/12), malam. Sejatinya, acara tersebut menghadirkan Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya dari Kota Pekalongan. Namun, ulama kharismatik ini berhalangan hadir karena sakit. Beliau digantikan Habib Muhammad Zacky bin Alwi Assegaf.
Tanah Bumbu Bersewalat dihadiri Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani, Komandan Korem 101/Antasari Kolonel Inf M Syech Ismed, Sekdaprov Kalsel H Abdul Haris Makkie, Bupati Tanbu H Sudian Noor, habib, ulama, tokoh agama dan masyarakat, Unsur Muspika Tanbu, Wabup Tanbu H Ready Kambo, Sekda Tanbu H Rooswandi Salem dan keluarga besar PT Jhonlin Grup (JG).
Mengawali tausiahnya, Habib Zacky menyampaikan permohonan maaf karena Habib Muhammad Luthfi tidak bisa menghadiri acara tersebut. “Habib Muhammad Luthfi berhalangan hadir karena kondisi yang tidak bisa dipaksakan untuk hadir di acara Tanah Bumbu Berselawat,” ujarnya seraya mengajak kepada seluruh jemaah membacakan surat Al-Fatihah untuk kesembuhan penyakit Habib Muhammad Luthfi.
Dikatakannya, Tanah Bumbu Bersalawat bukan majelis perorangan, tapi majelisnya Rasulullah SAW. “Seandainya malam ini kita bersalawat kepada baginda Nabi Muhammad SAW, satu kali selawat saja sudah dibalas Allah SWT dengan 10 kebaikan. Bagaimana kalau sekarang ada ribuan jemaah yang bersalawat. Maka Rasulullah SAW akan tersenyum bahagia,” jelasnya.
“Maka malam ini kita menjadi umatnya yang dibanggakan Rasulullah SAW. Percaya atau tidak percaya, Rasulullah berangkat dari tempat ini bersama Malaikat Zibril menyampaikan kepada Allah SWT. Ya Allah, di Tanah Bumbu telah duduk ribuan umat Nabi Muhammad yang bersalawat,” imbuhnya.
Dikatakannya, Nabi Muhammad SAW begitu cinta kepada umatnya. “Sampai-sampai ketika beliau di dalam surga pun ingin keluar surga. Allah bertanya kenapa. Apakah engkau belum bangga dengan surga yang kuberikan kepadamu. Dijawab Nabi, tidak ada ya Allah. Aku hanya ingin melihat umatku,” jawab Nabi.
Bahkan, disaat Nabi Muhammad sedang salat, duduk dan sujud, mengangkat kedua telapak tangan sambil menangis. “Siti Aisyah bertanya kepada Rasulullah kenapa sampai menangis. Aku memohon kepada Allah. Ya Allah ampuni dosa Siti Aisyah yang sudah dia buat dan belum dia buat,” jelas Habib Zacky.
Tidak sampai disita, rupanya Rasulullah juga mendoakan umatnya. “Wahai Aisyah, tidak cukup sampai di situ aku berdoa kepada Allah. Aku mintakan kepada Allah agar mengampuni dosa umatku yang sedang mereka buat dan yang belum mereka buat,” ucap Habib Zacky.
Karena itu, Habib Zacky mengingatkan kepada seluruh jemaah agar pulang dari majelis tersebut tidak lagi berbuat dosa kepada Allah SWT. Sebaliknya, memperbesar kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.
“Tidak pantas kita pulang dari tempat ini kalau tidak dicatat sebagai umat Nabi Muhammad SAW. Tercatat sebagai penghuni surga bersama Nabi Muhammad SAW. Semoga Allah bangkitkan cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW,” papar Habib Zacky.
Masih dalam tausiahnya, Habib Zacky mengajak kepada seluruh jemaah jangan sampai mau diadu domba. “Jangan mudah diadu domba oleh oknum yang tidak jelas. Mudah-mudahan masalah yang ada di Indonesia bisa cepat selesai,” jelasnya seraya diamini seluruh jemaah. (kry/ram/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin