Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ibnu Sina Ingin Balai Kota Baru, Alternatif Sementara Dibangun 8 Lantai

izak-Indra Zakaria • Sabtu, 12 Agustus 2023 - 19:52 WIB
BAKAL DIBENAHI: Potret gedung Balai Kota, di Jalan RE Martadinata, kemarin (11/8). Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menginginkan adanya pembangunan gedung baru. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN
BAKAL DIBENAHI: Potret gedung Balai Kota, di Jalan RE Martadinata, kemarin (11/8). Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menginginkan adanya pembangunan gedung baru. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

Pemko Banjarmasin berencana membenahi gedung Balai Kota di Jalan RE Martadinata. Rencana itu diutarakan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina seusai menghadiri rapat paripurna di DPRD Banjarmasin, belum lama tadi.

Ibnu menjelaskan rencana itu untuk percepatan pembangunan infrastruktur, serta menuntaskan segala janji politik dan visi misinya. Mengingat masa jabatan yang seharusnya berakhir di tahun 2026 mendatang, akan habis sebentar lagi. Itu seiring adanya pemilu pada tahun 2024 mendatang.

“Jadi memang ada beberapa rencana pembangunan infrastruktur. Salah satunya pembangunan gedung Balai Kota,” ucapnya.

Memuluskan rencana itu, Ibnu membeberkan bahwa bahwa Detail Engineering Design (DED) pembenahan gedung itu sudah dalam proses dan dikomunikasikan kepadanya. Selanjutnya, ia berharap di tahun 2024 mendatang, akan ada alokasi anggaran untuk pembangunannya.

“Paling tidak untuk pembangunan gedung bagian belakang terlebih dahulu. Desain gedung memiliki delapan hingga sepuluh lantai,” ungkapnya.

Ia menambahkan pembenahan gedung perkantoran itu perlu dilakukan untuk menunjang kinerja SKPD yang ada di kawasan Balai Kota dan sekitarnya.

“Ini juga upaya agar Balai Kota tidak tampak kumuh dan tidak berdesakan. Saya kira DED yang diajukan nantinya bisa disetujui oleh DPRD Banjarmasin,” harapnya.

Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya tak menampik adanya rencana pembangunan gedung Balai Kota itu. Demikian pula dengan rencana pembahasan terkait DED. Namun, Harry mengakui dirinya memiliki sedikit perbedaan pandangan terkait pengajuan DED. Ia menginginkan agar pengajuan DED bisa dilakukan pada tahun 2024 mendatang.

“Tinggal nantinya, apakah bisa kita pakai di anggaran perubahan tahun 2024, untuk pembangunannya,” lanjutnya. “Atau secara logis saja, gunakan anggaran tahun 2025 untuk pembangunannya,” timangya.

Pihaknya tentu ingin melihat dulu bagaimana DED pembangunannya. Baik dari segi desain bangunan, maupun anggarannya.

“Belum tentu nanti kami setujui, atau mungkin nanti di-pending. Atau bahkan dibikin bertahap dengan konsep multiyears,” ulasnya.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Thomas Sigit Mugiarto mengatakan bahwa DED pembangunan gedung baru perkantoran di Balai Kota saat ini masih berproses.

“Baru ekspose laporan pendahuluan, pemaparan rencana, dan konsep drafnya. Kalau gambaran detail dan estimasi biaya masih belum,” ungkapnya, kemarin.

Menurutnya, rencana pembenahan gedung perkantoran bakal dilakukan pada beberapa blok dahulu. Gedung blok A, B, dan C.

“Ada tiga alternatif desain yang disampaikan konsultan. Nanti akan disampaikan lagi ekspose laporan. Untuk sementara gedung dibangun paling tinggi 8 lantai,” jelasnya.

Lantas, kapan pembenahan gedung perkantoran itu bisa dimulai? Terkait hal itu, Sigit mengaku tak bisa memastikannya. Mengingat hal itu merupakan kewenangan pimpinan. “Kami hanya mempersiapkan. Siap dibangun kalau ada dananya,” tekannya.

Terkait urgensi pembenahan gedung perkantoran itu, Sigit menyebut bahwa itu untuk memberikan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai kepada ASN yang bekerja dalam memberikan pelayanan.

“Fasilitas yang ada sekarang sudah tidak memadai. Jadi perlu dibangun gedung perkantoran yang baru,” pungkasnya.(war/az/dye)

Editor : izak-Indra Zakaria