Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Sudah 11.922 Warga HSS Punya KTP Digital, Kecamatan Kandangan Paling Banyak

izak-Indra Zakaria • Senin, 9 Oktober 2023 - 17:42 WIB
PEREKAMAN: Berdasarkan data Oktober ini dari total warga wajib KTP sebanyak 176.108 jiwa, ada belasan ribu lebih sudah registrasi IKD dan memiliki KTP digital. | FOTO SALAHUDIN/RADAR BANJARMASIN
PEREKAMAN: Berdasarkan data Oktober ini dari total warga wajib KTP sebanyak 176.108 jiwa, ada belasan ribu lebih sudah registrasi IKD dan memiliki KTP digital. | FOTO SALAHUDIN/RADAR BANJARMASIN

Hingga bulan Oktober ini, dari 11 kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kecamatan Kandangan paling banyak sudah menerapkan registrasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) HSS, Bardamaini mengatakan, berdasarkan data di bulan Oktober ini dari total warga wajib KTP sebanyak 176.108 jiwa, ada belasan ribu lebih sudah registrasi IKD dan memiliki KTP digital. “Sampai 6 Oktober tadi sudah registrasi IKD dan memiliki KTP digital sebanyak 11.922 orang,” ujarnya saat dikonfirmasi. 

Dari 11 kecamatan se-Kabupaten HSS paling banyak IKD di Kecamatan Kandangan sebanyak 2.793. Disusul secara berurutan Daha Selatan sebanyak dua ribu, Daha Utara 1.913, Padang Batung 1.141, Sungai Raya 989, Simpur 649, Angkinang 636, Loksado 582, Kalumpang 544, Telaga Langsat 492, dan Daha Barat 183.

“Sementara Kecamatan Kandangan paling banyak yang sudah menerapkan KTP digital. Target kami 25 persen dari perekaman KTP kabupaten,” katanya. Mendukung target KTP digital Disdukcapil Kabupaten HSS melakukan aktivasi massal IKD dengan melibatkan peran desa se Kabupaten HSS. 

Kendala KTP digital mengenai jaringan serta masih ada warga mempertanyakan manfaatnya. “Untuk itu Pemkab HSS akan mendorong ASN yang punya handphone menerapkan KTP digital, kemudian baru merambah warga,” tuturnya.

Diharapkan, dengan semakin banyaknya warga menggunakan KTP digital dapat mendukung keberlangsungan mal pelayanan publik (MPP) digital nasional karena Kabupaten HSS menjadi salah satu dari 21 kabupaten dan kota se Indonesia sebagai pilot project MPP digital nasional. 

Sementara itu, Rahmat warga Kandangan mengaku baru beberapa waktu tadi menerapkan IKD. Menurutnya, IKD sangat mudah dan sangat membantunya. “Dengan IKD lebih mudah, tidak perlu membawa fisik KTP lagi. Di handphone sudah ada KTP kita,” ujarnya. (shn)

Editor : izak-Indra Zakaria