Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tenar untuk Anak 90-an, Arena Bermain Mitra Plaza Banjarmasin Dibongkar, Bakal Jadi ini...

Wahyu Ramadhan • Kamis, 14 Maret 2024 - 19:09 WIB
DITATA ULANG: Wahana bermain eks Mitra Plaza dibongkar. Foto diambil dari atas Jembatan Pangeran Antasari, Rabu (13/3) siang. (WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN)
DITATA ULANG: Wahana bermain eks Mitra Plaza dibongkar. Foto diambil dari atas Jembatan Pangeran Antasari, Rabu (13/3) siang. (WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN)

 

Wahana boom-boom car Mitra Plaza yang terkenal di kalangan anak 90-an dibongkar. Rencananya di situ akan dibangun siring.

 

***
BANJARMASIN - Wahana bermain di gedung eks Mitra Plaza, Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin Tengah dibongkar. Rabu (13/3) siang, tampak hampir tak ada lagi dinding dan atap tersisa di arena bermain yang bersisian dengan Sungai Martapura itu.  Seperti diketahui, tahun 2023 kemarin, aset gedung pusat perbelanjaan itu diambil alih Pemko Banjarmasin dari PT Kharisma Inti Mitra (KIM).

Pembongkaran itu dikerjakan PT KIM. Merujuk skema perjanjian kerja sama pemanfaatan aset. Sesudah dibenahi dan ditata, pengelolaan Mitra Plaza dikembalikan ke PT KIM. Dengan catatan, bakal ada evaluasi berkala dan setoran retribusi tahunan. 

 

Dikonfirmasi, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina agak menyayangkan. Sebab penataan itu tampak terlambat. Sejak perjanjian kerja sama diteken kedua belah pihak, berbulan-bulan tak terlihat progres yang signifikan.

"Sudah hampir setahun. Sementara pemko sudah bikin Mal Pelayanan Publik (MPP) di situ," ujar Ibnu, Rabu (13/3). Setelah dibongkar, area itu akan diserahkan ke pemko untuk ditata. Rencananya, di sana akan dibangun siring.

Tersambung dengan Siring Sungai Baru dan Siring Muara Kelayan. "Mau kami tata. Supaya jadi satu kesatuan," ungkap Ibnu. Namun, Ibnu tak menyebutkan, kapan proyek itu digarap. "Mungkin dua atau tiga meter yang bakal disambung, antara siring yang sudah dibangun dengan area eks arena bermain tersebut," tambahnya. "Caranya bagaimana, nanti dipikirkan. Apakah dibangun konstruksi atau diletakkan penghubung baja, sehingga bisa jadi satu kesatuan," tutupnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
#banjarmasin